• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, July 11, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Kritik Disiplin Pendidikan dalam Puisi Penyair Muda Lampung

MeldabyMelda
19/12/2025
in Berita
Muhammad Alfariezie, Penyair Muda Lampung yang Kritik Doa dan Materialisme
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Puisi “Belajar Patuh Pada Bangku Goyah” karya seorang penyair muda asal Kota Bandar Lampung menghadirkan kritik sosial terhadap dunia pendidikan, khususnya soal paradoks disiplin dan kepatuhan institusional. Karya ini menyoroti bagaimana sekolah sebagai ruang pembentukan karakter justru dipotret rapuh ketika berhadapan dengan persoalan etika dan kepatuhan struktural.

Puisi tersebut dibuka dengan gambaran yang sangat familiar bagi siapa pun yang pernah mengenyam pendidikan formal. Sekolah digambarkan sebagai ruang dengan aturan ketat, di mana disiplin ditempatkan sebagai nilai utama. Mulai dari kerapian rambut, kaos kaki, hingga cara berjalan dan makan, semuanya diatur secara detail. Gambaran ini menegaskan posisi sekolah sebagai institusi yang mengontrol perilaku dan membentuk kepatuhan sejak dini.

Pada bagian awal ini, penyair menggunakan diksi sederhana dan repetitif. Pilihan gaya tersebut memberi kesan normatif dan stabil, seolah pembaca diajak masuk ke rutinitas sekolah yang mapan dan tak tergoyahkan. Disiplin diposisikan sebagai doktrin awal yang diterima tanpa banyak pertanyaan oleh peserta didik.

BeritaLainnya

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni

Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos

Namun, arah puisi berubah drastis ketika penyair menghadirkan realitas yang berseberangan. Sekolah, yang selama ini menuntut kepatuhan mutlak dari siswa, justru digambarkan tidak patuh terhadap aturan. Peralihan ini menjadi inti kritik puisi, karena ketidakpatuhan tidak datang dari individu yang diawasi, melainkan dari institusi yang seharusnya menjadi teladan.

Penyair kemudian menelusuri akar persoalan dengan menunjuk arogansi sebagai sumber masalah. Arogansi dipahami sebagai sikap kekuasaan yang merasa berada di atas hukum dan etika. Dalam konteks ini, puisi tidak berhenti pada kritik moral, tetapi juga menyentuh ranah akuntabilitas publik. Penyebutan istilah “pusat investigasi” mempertegas bahwa masalah yang disorot bukan sekadar kesalahan kecil, melainkan persoalan yang layak diperiksa secara serius.

ADVERTISEMENT

Keberanian penyair mencapai puncaknya pada bait akhir dengan menyebut langsung nama sekolah dan tokoh publik yang terkait. Strategi ini menjadikan puisi sebagai bentuk kritik terbuka, bukan alegori samar. Penyair menempatkan sastra sebagai alat kontrol sosial yang berfungsi mengingatkan kekuasaan akan tanggung jawab moralnya.

Secara keseluruhan, puisi ini menampilkan estetika kesederhanaan yang disengaja. Struktur larik pendek dan bahasa sehari-hari memberi kesan kesaksian langsung, sehingga pesan kritik terasa lugas dan mudah ditangkap. Melalui karya ini, penyair menegaskan bahwa disiplin tidak boleh bersifat sepihak. Institusi pendidikan dituntut lebih dulu patuh pada hukum dan etika sebelum menuntut kepatuhan dari peserta didik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungKritik KekuasaanKritik PendidikanPenyair LampungPuisi Metaforispuisi protesPuisi SosialSastra KontemporerSastra Kritik
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Disdikbud Lampung Paparkan Strategi Pendidikan Adaptif Hadapi Tantangan Global

Next Post

BNNK Lampung Selatan Teguhkan Bela Negara Lewat Perang Narkoba

Related Posts

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni
Berita

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni

10/07/2026
Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos
Berita

Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos

10/07/2026
Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi
Berita

Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi

10/07/2026
Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan
Berita

Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan

10/07/2026
Sanksi Hukum terhadap Pelaku Penganiayaan Berat
Berita

Sanksi Hukum terhadap Pelaku Penganiayaan Berat

10/07/2026
Banggar DPRD Lampung Selatan Apresiasi WTP 10 Kali Berturut-turut, Minta PAD Terus Ditingkatkan
Berita

Banggar DPRD Lampung Selatan Apresiasi WTP 10 Kali Berturut-turut, Minta PAD Terus Ditingkatkan

09/07/2026
Next Post
BNNK Lampung Selatan Teguhkan Bela Negara Lewat Perang Narkoba

BNNK Lampung Selatan Teguhkan Bela Negara Lewat Perang Narkoba

Polres Lampung Selatan Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan Libur Akhir Tahun

Polres Lampung Selatan Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan Libur Akhir Tahun

Menteri Nusron Minta Kepala Daerah Jawa Barat Revisi Rencana Tata Ruang

Menteri Nusron Minta Kepala Daerah Jawa Barat Revisi Rencana Tata Ruang

Festival Seni Budaya TTKKBI Lampung Selatan Perkuat Pelestarian Tradisi

Festival Seni Budaya TTKKBI Lampung Selatan Perkuat Pelestarian Tradisi

Disdikbud Lampung Klarifikasi Pendataan SMA/SMK Swasta

Disdikbud Lampung Klarifikasi Pendataan SMA/SMK Swasta

Berita Terkini

  • Muhammad Alfariezie Dipuji Lewat Perspektif Juan Carlos Abril, Puisi Sederhana dengan Makna Mendalam
  • Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni
  • Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos
  • Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi
  • Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In