SAMUDERA NEWS– Miftah alias Taim, yang dikenal sebagai sosok kontroversial, kembali menjadi sorotan publik setelah kesal karena tidak diakui sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari. Hal ini terjadi setelah keturunan langsung dari Kiai Besari secara tegas membantah klaim Miftah yang mengaku sebagai keturunan ulama besar asal Ponorogo tersebut.
Miftah, yang juga dikenal dengan nama Gus Miftah, sebelumnya telah mengklaim sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Pondok Pesantren Tegalsari. Namun, pernyataan tersebut segera dibantah oleh keturunan kedelapan dari Kiai Besari yang mengonfirmasi bahwa nama Miftah atau Miftah Maulana tidak tercatat dalam silsilah keluarga mereka.
Kekesalan Miftah semakin memuncak setelah tudingan ini mencuat. Dalam sebuah pengajian akbar di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024), Miftah meluapkan emosinya, mengkritik orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Kiai Muhammad Besari namun tidak mau berkontribusi pada acara keluarga. “Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja enggak mau,” ungkapnya dalam acara yang disiarkan di YouTube KELUARGA DIDIK.
Lebih lanjut, Miftah menegaskan bahwa meskipun dirinya tidak diakui sebagai cucu Kiai Besari, ia tetap rela membantu dalam acara keluarga atau masalah lainnya. Ia bahkan menyindir pihak-pihak yang hanya memanfaatkan nama besar Kiai Besari demi kepentingan pribadi, seperti yang terlihat dari tindakan mereka yang mengajukan proposal bantuan untuk merawat makam, namun tidak menyisihkan dana untuk tujuan tersebut.
Kecaman terhadap Miftah semakin tajam setelah serangkaian kontroversi lainnya, seperti sikap tidak pantas yang ditunjukkan dalam perlakuan terhadap istrinya di depan umum dan komentar merendahkan yang dilontarkan terhadap orang lain.***












