• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Muhammad Alfariezie, Bukti Bandar Lampung Punya Pemikir Puitik dengan Ketajaman Estetik

MeldabyMelda
21/11/2025
in Berita
Muhammad Alfariezie, Bukti Bandar Lampung Punya Pemikir Puitik dengan Ketajaman Estetik
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Dalam jagat perpuisian Indonesia kontemporer, muncul nama baru yang menjanjikan: Muhammad Alfariezie, penyair muda berbakat asal Bandar Lampung.

Salah satu karyanya, puisi berjudul “Dewa Berenang di Awan”, memperlihatkan sikap puitik yang matang, tajam, dan berani. Dengan gaya bahasa yang konfrontatif, Alfariezie menyuguhkan renungan mengenai cinta yang tidak berkutat pada romantisme permukaan, melainkan menembus batas eksistensial manusia.

Dewa Berenang di Awan

BeritaLainnya

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

Seberapa dalam Anda menyelami
cinta? Sedasar samudera
berarti yang berbicara ini bukan
lagi manusia sedangkan Dewa
mungkin hanya berenang di awan
sebab sedalam-dalam mencinta
adalah mati seperti para pembunuh
diri dari gedung paling tinggi dan
sedalam-dalam mencinta adalah
mati seperti mereka di Palestina

Cinta kita yang sering bercanda dan
tertawa dalam kepalsuan rindu bahkan
belum sebatas berenang
di jarak aman

ADVERTISEMENT

Berhentilah membual! Anda bahkan
belum pernah tergores karang

2025

Cinta sebagai Ruang Uji Kedalaman

Puisi ini dibuka dengan pertanyaan reflektif sekaligus kritis:
“Seberapa dalam Anda menyelami cinta?”

Pertanyaan tersebut menjadi premis sekaligus kritik terhadap manusia modern yang sering mengklaim mencinta tanpa memahami kedalaman emosional dan konsekuensi yang menyertainya. Alfariezie menggunakan metafora laut—“sedasar samudera”—untuk menunjukkan bahwa cinta sejati menuntut totalitas, bahkan sampai menghapus identitas diri.

Samudera di sini bukan sekadar ruang natural, tetapi simbol kedalaman psikologis dan spiritual. Menariknya, penyair membandingkan kedalaman cinta manusia dengan dewa yang “berenang di awan”, simbol ringan dan terapung, yang menunjukkan bahwa bahkan entitas mitologis pun tidak mengenal kedalaman sejati—sebuah bentuk demitologisasi puitik.

Romantika yang Dibenturkan pada Kematian

Alfariezie melanjutkan dengan gambaran ekstrem:
“sedalam-dalam mencinta adalah mati seperti para pembunuh diri dari gedung paling tinggi”
“sedalam-dalam mencinta adalah mati seperti mereka di Palestina”

Di sini, cinta diparalelkan dengan kematian, dalam konteks personal dan kolektif. Penyair menantang pembaca dengan menggabungkan tragedi personal dan tragedi kemanusiaan, menjadikan cinta sebagai ruang pengorbanan mutlak, bukan sekadar perasaan lembut. Nuansa ini mengingatkan pada tradisi sufistik, namun dibawa dengan sentuhan kontemporer dan politis.

Ironi Cinta Modern: Dangkal, Aman, dan Berjarak

Puisi juga menyentil kehidupan modern:
“Cinta kita yang sering bercanda … bahkan belum sebatas berenang di jarak aman”

Alfariezie mengkritik generasi yang mengglorifikasi rindu dan luka lewat media sosial, tapi tidak pernah menyelami kedalaman cinta yang sesungguhnya. Metafora laut kembali digunakan—“berenang di jarak aman”—menegaskan bahwa cinta modern cenderung dangkal dan penuh simulasi.

Teguran sebagai Penutup: Retorika yang Menggugat Kejujuran

Puisi ditutup dengan retorika kuat:
“Berhentilah membual! Anda bahkan belum pernah tergores karang”

Retorika ini bukan sekadar kemarahan, tetapi ajakan untuk menghentikan klaim cinta yang berlebihan. Karang menjadi simbol luka pertama yang harus dialami oleh siapa pun yang benar-benar menyelam dalam cinta, menutup struktur puitik dengan kohesi: pertanyaan, kritik, ironi, dan teguran moral.

Kesimpulan: Penyair Muda dengan Ketajaman Estetik

Puisi “Dewa Berenang di Awan” menunjukkan bahwa Muhammad Alfariezie memiliki:

1. Keberanian tematik—mengaitkan cinta dengan kematian dan konteks politik.
2. Kematangan metaforis—simbol samudera, awan, dan karang konsisten dan kaya makna.
3. Nada puitik yang kuat—konfrontatif, reflektif, dan langsung.

Karya ini membuktikan bahwa Bandar Lampung tidak hanya melahirkan penyair, tetapi juga pemikir puitik yang mampu mengolah bahasa menjadi wadah kritik eksistensial. Alfariezie patut diperhitungkan sebagai salah satu suara segar dalam sastra Indonesia kontemporer.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungDewa Berenang di AwanMuhammad Alfarieziepenyair mudapuisi kontemporer
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Kontroversi SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Diseret ke Tengah Isu Legalitas Sekolah

Next Post

Prediksi Tepat Super League! PSM vs PSBS Biak, Tuan Rumah Unggul Tipis 2-1

Related Posts

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
Berita

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

27/10/2026
59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
Berita

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

27/10/2026
Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
Berita

Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

27/10/2026
Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
Berita

Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas

27/10/2026
Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera
Berita

Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera

27/10/2026
Panji Padang Ratu Dukung Saburai Budaya Nusantara, Riset dan Pelestarian Sejarah Jadi Sorotan
Berita

Panji Padang Ratu Dukung Saburai Budaya Nusantara, Riset dan Pelestarian Sejarah Jadi Sorotan

27/10/2026
Next Post
Prediksi Tepat Super League! PSM vs PSBS Biak, Tuan Rumah Unggul Tipis 2-1

Prediksi Tepat Super League! PSM vs PSBS Biak, Tuan Rumah Unggul Tipis 2-1

Unggul Pemain Abroad dari Dewa United, Persib Bandung Diprediksi Cuma Menang 2-1

Unggul Pemain Abroad dari Dewa United, Persib Bandung Diprediksi Cuma Menang 2-1

Persebaya Diprediksi Menang Tipis 2-1 dari Arema, Sejarah-Jalannya Derbi Panas Jawa Timur

Persebaya Diprediksi Menang Tipis 2-1 dari Arema, Sejarah-Jalannya Derbi Panas Jawa Timur

Temuan BPK RI di BPKAD Provinsi Lampung Tahun 2023 Terulang Di Tahun 2024, LSM PRO RAKYAT : “BPKAD Harus Bertanggung Jawab, Kami Akan Lapor Ke KEJAGUNG!”

Temuan BPK RI di BPKAD Provinsi Lampung Tahun 2023 Terulang Di Tahun 2024, LSM PRO RAKYAT : “BPKAD Harus Bertanggung Jawab, Kami Akan Lapor Ke KEJAGUNG!”

Bupati Lampung Selatan Pastikan Program Koperasi Desa Merah Putih Siap Diluncurkan, Target Rampung Januari 2026

Bupati Lampung Selatan Pastikan Program Koperasi Desa Merah Putih Siap Diluncurkan, Target Rampung Januari 2026

Berita Terkini

  • Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
  • 59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
  • Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
  • Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
  • Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In