• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Puisi “Pertemuan Masa Depan” Karya Muhammad Alfariezie: Eksperimen Bahasa dan Bentuk ala Formalisme Rusia

MeldabyMelda
09/11/2025
in Berita
Puisi “Pertemuan Masa Depan” Karya Muhammad Alfariezie: Eksperimen Bahasa dan Bentuk ala Formalisme Rusia
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Dari kota yang dikenal dengan semangat kreatif anak mudanya, muncul nama Muhammad Alfariezie, penyair muda yang mulai mencuri perhatian lewat karya-karyanya yang kontemplatif. Salah satu karya terbarunya, puisi berjudul “Pertemuan Masa Depan” (2025), menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu mengolah bahasa dengan cara yang inovatif dan berbeda.

Pertemuan Masa Depan

Baik buruk dari beberapa
kata dan juga juga baik buruk
satu dua tingkah pertemuan
sulit terlupa

BeritaLainnya

Hukuman Penjara vs Denda: Memahami Konsekuensi Hukum Pidana

Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak

Sengaja atau terencananya
terbayang meski enggak bulat
sempurna bulan berenang tapi
kadang sebagai penghalang

Lelap ranjang seperti mencari
tenang di hiburan malam dan
gairah mimpi seperti perawan
mengejar bujang

ADVERTISEMENT

Tapi waktu telah mengatur
kita rapat dengan mereka
dan pertemuan wajib
terlaksana demi masa
depan semua

Harus tetap terlaksana! Bila
tidak maka bencana

2025

Puisi ini memancarkan kekuatan bentuk, bunyi, dan ketegangan makna yang khas — menjadikannya sangat menarik apabila dianalisis melalui lensa kritik sastra Formalisme Rusia, sebuah aliran yang menekankan keindahan bahasa dan keanehan bentuk sebagai inti dari pengalaman estetis.

Bahasa yang Disimpangkan, Bukan Sekadar Cerita
Kaum formalis Rusia, seperti Viktor Shklovsky dan Roman Jakobson, berpendapat bahwa sastra tidak sekadar mencerminkan realitas, tetapi berperan dalam “membuat bahasa menjadi asing” (ostranenie). Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman membaca yang baru, membuat pembaca memandang dunia dari perspektif berbeda. Puisi Alfariezie mengeksekusi prinsip ini sejak bait pembuka:

Baik buruk dari beberapa
kata dan juga juga baik buruk
satu dua tingkah pertemuan
sulit terlupa.

Pengulangan frasa “baik buruk” dan kata “dan juga juga” bukanlah kesalahan, melainkan strategi yang sengaja digunakan untuk menciptakan irama sekaligus memaksa pembaca memperhatikan struktur bunyi. Inilah contoh defamiliarisasi yang memaksa kita melihat kata dan makna dengan cara baru.

Citraan yang Mengaburkan dan Menegangkan
Pada bait kedua, penyair menghadirkan citraan tak lazim yang menantang logika:

…sempurna bulan berenang tapi
kadang sebagai penghalang.

Ungkapan “bulan berenang” secara visual dan semantik menyalahi kebiasaan sehari-hari, tetapi justru di situlah letak kekuatan puisi. Benda mati dihidupkan, dan imaji menjadi fleksibel serta memunculkan ketegangan estetis. Dalam kerangka formalisme, ini adalah bentuk penyimpangan semantik yang memaksa pembaca untuk merenung lebih lama terhadap kata-kata.

Ritme, Irama, dan Pengendalian Emosi
Bait ketiga menunjukkan keahlian Alfariezie dalam memanfaatkan bunyi sebagai medium ekspresi:

Lelap ranjang seperti mencari
tenang di hiburan malam dan
gairah mimpi seperti perawan
mengejar bujang.

Aliterasi pada bunyi “l” dan “n” menghadirkan efek lirih, sensual, sekaligus tenang. Bunyi-bunyi ini bekerja lebih dominan daripada makna literal kata-kata, sesuai gagasan Jakobson bahwa fungsi puitis bahasa menekankan pesan itu sendiri (message for its own sake). Kata-kata menjadi bahan baku musikal yang membentuk suasana hati dan emosi pembaca.

Ketegangan Bentuk dan Amanat Sosial
Di bagian akhir puisi, penyair menghadirkan nuansa sosial yang menegaskan ritme dan struktur:

Harus tetap terlaksana! Bila
tidak maka bencana.

Kalimat imperatif ini tidak sekadar peringatan moral, melainkan penegasan ritmis yang menutup puisi dengan tekanan sintaksis tertentu. Struktur puisi bergerak dari refleksi personal menuju kesadaran kolektif, namun transisinya dikendalikan oleh irama dan bunyi, bukan logika naratif biasa.

Alfariezie dan Eksperimen Bahasa
Keistimewaan “Pertemuan Masa Depan” terletak pada keberaniannya mengeksplorasi bahasa. Muhammad Alfariezie membuktikan bahwa puisi bukan sekadar media menyampaikan pesan, tetapi juga laboratorium bunyi, bentuk, dan ketegangan makna. Ia menekankan bahwa bahasa bisa menjadi instrumen untuk menciptakan pengalaman estetis yang mendalam.

Puisi ini, dalam kerangka formalisme Rusia, bukan sekadar tentang masa depan, melainkan tentang bagaimana masa depan dibangun melalui bentuk bahasa yang terus berubah dan dipertanyakan.

Sebagai penyair muda dari Bandar Lampung, Muhammad Alfariezie menegaskan kematangan estetika sekaligus keberanian bereksperimen dengan bahasa. Puisinya “Pertemuan Masa Depan” menegaskan bahwa bentuk bisa lebih kuat daripada isi, dan bunyi lebih berdaya daripada makna.

Di tangan Alfariezie, bahasa bukan lagi alat untuk menjelaskan, tetapi instrumen yang mampu menggugah, mengejutkan, dan menggetarkan pembaca — membuktikan bahwa sastra kontemporer Indonesia masih memiliki ruang luas untuk inovasi dan keberanian estetis.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungEksperimen BahasaFormalisme RusiaKritik SastraMuhammad AlfarieziePertemuan Masa Depanpuisi kontemporersastra Indonesia
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

DPD PPWI Lampung Siap Tampil Gemilang di HUT PPWI ke-18, Bawa Semangat “Dari Lampung untuk Indonesia”

Next Post

Low Block Berantakan! Brasil U-17 Ajarkan Pelajaran Taktik Berat untuk Timnas Indonesia U-17

Related Posts

Hukuman Penjara vs Denda: Memahami Konsekuensi Hukum Pidana
Berita

Hukuman Penjara vs Denda: Memahami Konsekuensi Hukum Pidana

12/05/2026
Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak
Berita

Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak

11/05/2026
28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan
Berita

28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan

11/05/2026
Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste
Berita

Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste

11/05/2026
Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif
Berita

Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif

11/05/2026
Tokoh Agama dan Masyarakat Dukung Penguatan Kamtibmas di Lampung Selatan
Berita

Tokoh Agama dan Masyarakat Dukung Penguatan Kamtibmas di Lampung Selatan

11/05/2026
Next Post
Low Block Berantakan! Brasil U-17 Ajarkan Pelajaran Taktik Berat untuk Timnas Indonesia U-17

Low Block Berantakan! Brasil U-17 Ajarkan Pelajaran Taktik Berat untuk Timnas Indonesia U-17

Irjen Pol Helmy Santika: Figur Tegas, Rendah Hati, dan Dekat dengan Masyarakat Lampung

Irjen Pol Helmy Santika: Figur Tegas, Rendah Hati, dan Dekat dengan Masyarakat Lampung

Buntut Dinasti Kebijakan: Eva Dwiana dan Eka Afriana Bertubi-Tubi Dilaporkan ke Polda, Kemendagri, hingga Kejagung

Buntut Dinasti Kebijakan: Eva Dwiana dan Eka Afriana Bertubi-Tubi Dilaporkan ke Polda, Kemendagri, hingga Kejagung

Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Karyawan Koperasi di Pringsewu Akhirnya Diciduk Polisi

Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Karyawan Koperasi di Pringsewu Akhirnya Diciduk Polisi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Arne Slot Tantang Kejeniusan Guardiola, Siapa yang Kuasai Etihad?

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Arne Slot Tantang Kejeniusan Guardiola, Siapa yang Kuasai Etihad?

Berita Terkini

  • Hukuman Penjara vs Denda: Memahami Konsekuensi Hukum Pidana
  • Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak
  • 28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan
  • Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste
  • Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In