SAMUDERA NEWS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Utara kembali menggelar aksi berbagi di bulan Ramadan dengan membagikan 1.000 takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di depan Balai Effendi Yusuf, Kotabumi, pada Rabu (12/3/2025) sore.
Aksi sosial ini langsung disambut antusias oleh pengendara dan pejalan kaki yang melintas di lokasi. Selain berbagi takjil, PWI Lampura juga menggelar buka puasa bersama dengan konsep tradisional “Nyeruit di atas daun pisang”, yang semakin menambah kehangatan kebersamaan.
Tradisi Berbagi yang Berlanjut
Bendahara PWI Lampura, Ria Okta Sari, menyampaikan bahwa pembagian takjil ini telah menjadi agenda tahunan organisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Ini adalah tradisi yang selalu kami jalankan setiap Ramadan. Kami ingin berbagi keberkahan dengan masyarakat dan membantu mereka yang tengah dalam perjalanan agar bisa berbuka dengan nyaman,” ujarnya.
Tak hanya itu, PWI Lampura juga berencana meningkatkan jumlah takjil yang dibagikan dalam kesempatan berikutnya.
“Hari ini kami berbagi 1.000 takjil, dan insyaAllah minggu depan akan kami tingkatkan menjadi 2.000 takjil atau lebih,” tambah Ria.
Dukungan Berbagai Pihak
Kegiatan berbagi ini tidak hanya didanai dari kas PWI Lampura, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang ikut berkontribusi dalam penyediaan takjil.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ke depan semakin banyak yang tergerak untuk berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” katanya.
Nyeruit, Simbol Kebersamaan
Usai berbagi takjil, pengurus dan anggota PWI Lampura menggelar buka puasa bersama dengan menu khas nyeruit. Tradisi makan bersama dengan sambal khas Lampung ini dilakukan di atas daun pisang, menambah suasana keakraban dan kekeluargaan di antara para anggota.
“Kami memilih nyeruit bukan hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antaranggota. Suasananya lebih santai, dan tentunya lebih seru,” ujar Ria.
Dengan kegiatan ini, PWI Lampura tidak hanya menjalankan perannya sebagai organisasi profesi jurnalis, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar.***












