• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, October 30, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Satire Juvenalian dalam Puisi “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik”

MeldabyMelda
10/05/2026
in Berita
Satire Juvenalian dalam Puisi “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik”
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Di tengah kecenderungan puisi modern yang sering tenggelam dalam metafora rumit dan bahasa simbolik yang terlalu abstrak, hadir sebuah puisi jenaka namun menyengat berjudul “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik”.

Puisi karya seorang penyair berbakat Indonesia generasi baru bernama Muhammad Alfariezie ini tampil nyeleneh, vulgar, sekaligus cerdas dalam menyampaikan kritik sosial terhadap wajah kota urban yang dianggap kehilangan identitas dan kealamian.

Bandar Lampung
Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik

BeritaLainnya

Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi

ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya

Bandar Lampung yang tidak
lagi cantik, apatah lagi eksotik

Saya telah kembali dari jumpa
kabupaten Klaten yang jujur
tampilannya tergolong paten

ADVERTISEMENT

Wajahnya seperti kamu yang dulu,
yang enggak banyak bedak, yang enggak tampak blontang-blonteng seperti sekarang

Rupanya selaik kamu yang dulu,
yang tak banyak operasi pelastik
tapi penuaannya tetap menarik

Apakah kamu enggak malu, dengan
pernak-pernik mewah tapi justru
tampak menggelitik

Dibilang mirip Zaskia Gotik, tapi nanti
akan memantik respon negatif

Sebenarnya kamu kenapa, kok sekarang
kehilangan daya tarik?

Apa dia sudah tak sanggup memberi
uang jajan ke Bening Clinik?

Jika iya maka lebih baik kau bunuh
dia agar dapat berondong atau om
yang tidak pelit supaya setiap saat
dapat dana merawat wajah dan kulit

2026

Puisi ini bukan sekadar gurauan tentang kecantikan, operasi plastik, atau klinik perawatan kulit seperti Bening’s Clinic.

Di balik gaya bahasa populer dan sindiran yang terkesan receh, tersimpan kritik tajam terhadap kondisi Bandar Lampung yang dinilai semakin dipenuhi pencitraan kosmetik, tetapi kehilangan pesona dasarnya sebagai kota yang nyaman, jujur, dan berkarakter.

Satire Juvenalian: Kritik Tajam yang Menertawakan Kehancuran

Puisi ini sangat cocok dibaca menggunakan teori Satire Juvenalian. Istilah ini berasal dari nama penyair Romawi kuno, Decimus Junius Juvenalis atau yang lebih dikenal sebagai Juvenal.

Juvenal merupakan sastrawan yang hidup pada abad pertama dan kedua Masehi.

Ia terkenal karena karya-karya satirenya yang keras, pahit, penuh kemarahan moral, dan menyerang kemunafikan sosial maupun kebusukan penguasa Romawi.

Berbeda dengan satire Horatian yang ringan dan lucu, satire Juvenalian bersifat lebih gelap, tajam, bahkan kadang brutal dalam mengejek objek kritiknya.

Ciri utama satire Juvenalian ialah:
• nada sinis dan pedas,
• kemarahan moral,
• penghinaan terhadap kepalsuan,
• serta penggunaan humor untuk menyerang kemerosotan sosial.

Semua unsur itu tampak jelas dalam puisi ini.

Kota sebagai Perempuan yang Menua secara Artifisial

Penyair mempersonifikasikan Bandar Lampung seperti seorang perempuan yang dahulu alami dan menarik, tetapi kini berubah menjadi sosok penuh kosmetik dan operasi plastik.
Larik:

“Wajahnya seperti kamu yang dulu,
yang enggak banyak bedak hingga
tampak blontang-blonteng”

menggambarkan nostalgia terhadap kejujuran wajah lama kota.

Namun pada bagian berikutnya, penyair mulai melancarkan serangan satirnya:

“Apakah kamu enggak malu, dengan
pernak-pernik mewah tapi justru
tampak menggelitik”

Di sini, kemewahan kota dianggap hanya dekorasi kosong. Kritik diarahkan pada pembangunan yang mungkin tampak glamor di permukaan, tetapi kehilangan substansi dan estetika yang tulus.

Humor Kasar sebagai Senjata Kritik

Kekuatan utama puisi ini justru terletak pada keberaniannya menggunakan bahasa populer, bahkan terkesan “tidak puitis”.

Muhammad Alfariezie memasukkan nama Zaskia Gotik dan Bening’s Clinic untuk membangun efek parodi budaya populer.

Larik paling satir muncul pada penutup:

“Apa dia sudah tak sanggup memberi
uang jajan ke Bening Clinik?”

Kalimat ini sebenarnya bukan soal klinik kecantikan, melainkan metafora tentang ketidakmampuan mempertahankan citra kota.

Penyair menyindir bahwa kota kini seperti seseorang yang bergantung pada “make up sosial” agar tetap tampak menarik.
Bahkan bagian:

“lebih baik kau bunuh dia agar dapat berondong atau om yang tidak pelit”
menjadi bentuk hiperbola satiris khas Juvenalian — kasar, berlebihan, tetapi efektif mengguncang pembaca.

Kritik Urban Generasi Baru

Puisi ini menunjukkan bahwa penyair muda Indonesia kini tidak lagi terpaku pada romantisme alam atau kesedihan personal semata.

Mereka mulai membawa kritik urban dengan bahasa media sosial, budaya populer, dan humor jalanan.

Justru karena memakai diksi sehari-hari, puisi ini terasa dekat dengan realitas masyarakat.

Ia tidak berbicara dari menara gading sastra, tetapi dari keresahan warga kota yang melihat daerahnya berubah menjadi ruang penuh pencitraan.

Puisi “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik” membuktikan bahwa satire masih hidup dalam sastra Indonesia modern.

Dengan gaya nakal, sinis, dan penuh ironi, penyair berhasil menghadirkan kritik sosial yang menghibur sekaligus menampar.

Di tangan penyair generasi baru seperti ini, puisi bukan lagi sekadar rangkaian kata indah, melainkan senjata estetik untuk mengejek kepalsuan zaman.***

 

Source: ALFARIEZIE
Tags: BandarLampungMuhammadAlfarieziePuisiModernPuisiSatireSastraIndonesiaSatireJuvenalian
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Kabur Hingga Banten, Pelaku Penggelapan Kendaraan Akhirnya Diciduk Polisi

Next Post

Polisi Ditembak Saat Pergoki Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Related Posts

Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi
Berita

Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi

29/10/2026
ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya
Berita

ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya

29/10/2026
Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn
Berita

Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn

29/10/2026
Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan
Berita

Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan

29/10/2026
Dari Pinjaman Laptop hingga TV di Kelas, Ini Gagasan Prof Anna dan Dr. Budiono untuk Mahasiswa Unila
Berita

Dari Pinjaman Laptop hingga TV di Kelas, Ini Gagasan Prof Anna dan Dr. Budiono untuk Mahasiswa Unila

29/10/2026
Pemilihan Carek Unila 2027–2031, Dr. Budiono Kantongi 22 Suara Senat
Berita

Pemilihan Carek Unila 2027–2031, Dr. Budiono Kantongi 22 Suara Senat

29/10/2026
Next Post
Polisi Ditembak Saat Pergoki Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Polisi Ditembak Saat Pergoki Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Satire Politik dalam Puisi “Kebijakan Gila Tanpa Kompromi” Tuai Sorotan Publik

Sengketa Perusahaan: Tips Menghindari Konflik Hukum

Perlindungan Hak Masyarakat Adat 

Proses Hukum Kasus Pencurian: Panduan Lengkap untuk Korban

Proses Hukum Kasus Pencurian: Panduan Lengkap untuk Korban

Sambut HUT ke-53, ASDP Bakauheni Perkuat Kebersamaan Lewat Olympic Days

Sambut HUT ke-53, ASDP Bakauheni Perkuat Kebersamaan Lewat Olympic Days

Berita Terkini

  • Rawat Budaya Lampung, Sekubal Unila Hadirkan Tari Tradisional, Teater, dan Puisi
  • ATR/BPN Perluas Layanan Pengukuran Terjadwal ke 466 Kantor Pertanahan, Ini Target Waktunya
  • Lampu Mendadak Menyala, Musik Berhenti! Begini Suasana Razia Narkoba di Viper dan The Hevn
  • Sabu hingga Timbangan Digital Ditemukan di Rumah Pria di Lampung Selatan, Polisi Lakukan Pemeriksaan
  • Dari Pinjaman Laptop hingga TV di Kelas, Ini Gagasan Prof Anna dan Dr. Budiono untuk Mahasiswa Unila

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In