SAMUDERA NEWS— Suasana hangat dan penuh semangat terpancar saat Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, menerima audiensi civitas akademika STIKes Baitul Hikmah, Senin (14/4/2025). Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum strategis membahas arah pendidikan berkualitas di Provinsi Lampung.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Sekretaris Balitbangda Provinsi Lampung yang turut mendampingi Wakil Gubernur.
Dalam sambutannya, dr. Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendorong pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Beasiswa, kemitraan, dan inovasi lintas sektor menjadi instrumen kunci yang akan terus diperkuat.

“Pendidikan bukan hanya soal kelas dan kurikulum. Ini tentang bagaimana kita menyiapkan anak-anak muda kita menjadi insan yang cakap, adaptif, dan punya daya saing tinggi untuk menghadapi era global,” tegas Jihan.
Ia pun berharap STIKes Baitul Hikmah dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Lampung sebagai pusat pendidikan kesehatan yang unggul di Sumatera.
STIKes Baitul Hikmah Siap Tingkatkan Peran Pendidikan Kesehatan
Ketua STIKes Baitul Hikmah, Sri Suharti, M.Kep, mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemprov Lampung dan menegaskan kesiapan STIKes untuk bersinergi dalam mendukung program-program pendidikan daerah.
“Kami akan terus berinovasi dan memperkuat kualitas pendidikan kesehatan, baik dari aspek akademik maupun karakter. Kami ingin melahirkan lulusan yang tak hanya profesional, tapi juga beretika dan peduli,” ujar Sri Suharti.
Senada dengan itu, Sarinah Sri Wulan, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai landasan perubahan sosial dan pembangunan bangsa. Pendidikan, menurutnya, harus menanamkan nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan cinta tanah air.
Sementara itu, M. Khalid Fredy Saputra, dosen STIKes Baitul Hikmah, menekankan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung visi jangka panjang STIKes: menjadi institusi pendidikan tinggi unggul, Islami, dan kompetitif secara global di tahun 2047.
“Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang tak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter dan inovasi yang menjawab tantangan zaman,” ungkap Fredy.
Membangun Masa Depan Pendidikan Lampung
Audiensi ini menjadi penanda kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan akan terus diperkuat demi mencetak generasi emas Lampung—generasi yang cerdas, tangguh, dan siap bersaing di panggung dunia.***














