SAMUDERA NEWS– SMK Negeri 2 Kalianda kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi berbasis teknologi dengan menyelenggarakan Sumatif Akhir Semester (SAS) secara digital tanpa kertas. Seluruh ujian dilaksanakan melalui sistem Android Base Test, di mana siswa mengerjakan soal menggunakan perangkat Android masing-masing.
Pelaksanaan SAS ini berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 28 Mei 2025, dan diikuti oleh total 796 siswa — terdiri dari 397 siswa kelas X dan 399 siswa kelas XI. Ujian dijadwalkan dalam dua sesi setiap hari untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan teknis.
“Bagi siswa yang tidak memiliki perangkat atau mengalami kendala, kami telah menyediakan laboratorium komputer sekolah sebagai alternatif,” ujar Suntoro, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.
Akses ujian dilakukan melalui portal daring khusus sekolah di https://daring.smkn2kalianda.sch.id, yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan ujian secara daring secara optimal.
Inovasi ini telah diterapkan sejak enam tahun lalu dan terus dikembangkan di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Nyoman Mister, M.Pd. SMK Negeri 2 Kalianda kini dikenal sebagai pelopor pendidikan digital di Lampung Selatan.
Keberhasilan pelaksanaan SAS digital ini tak lepas dari peran sentral Tim IT sekolah, yang dipimpin oleh Sutrisno, seorang alumni Harvard University jurusan Computer Science. Di tangannya, transformasi digital sekolah terus mendapat penguatan, menjadikan SMKN 2 Kalianda sebagai model sekolah adaptif di era 4.0.
Dengan SAS berbasis Android ini, SMK Negeri 2 Kalianda bukan hanya mendorong efisiensi dan transparansi pendidikan, tetapi juga turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas.***












