SAMUDERA NEWS— Ribuan warga memadati lapangan Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Sabtu malam (12/7/2025), dalam gelaran budaya Bersih Desa atau Suroan. Kegiatan yang sarat makna ini dimeriahkan dengan pagelaran seni wayang kulit berjudul “Wahyu Lumbung Kencono” oleh Dalang Ki Sarmo Carito, dan dikawal ketat oleh personel Polsubsektor Negeri Katon dari Polsek Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Polda Lampung.
Pengamanan dilakukan oleh jajaran Polri bersama personel TNI dari Koramil Negeri Katon, memastikan acara berjalan lancar, aman, dan tertib. Kehadiran aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kondusif selama berlangsungnya tradisi tahunan tersebut.
“Tradisi Bersih Desa adalah warisan kearifan lokal yang harus kita jaga bersama. Polri hadir memberikan rasa aman, agar masyarakat bisa menikmati kegiatan budaya dengan nyaman dan damai,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsubsektor Negeri Katon Ipda Sunardi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para tokoh penting, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pesawaran Sunyoto, S.E., M.M., Kepala Kesbangpol Syukur, S.Ag., M.M., anggota DPRD Pesawaran, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat adat.
Ipda Sunardi menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam pengamanan kegiatan budaya adalah bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung pelestarian tradisi lokal.
“Kami bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap kondusif, terlebih dalam kegiatan yang melibatkan keramaian seperti ini,” imbuhnya.
Hingga acara berakhir, suasana berlangsung damai dan tertib tanpa gangguan, berkat koordinasi solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat. Tradisi Suroan pun berhasil diselenggarakan dengan penuh khidmat, menjadi simbol keharmonisan antara budaya, keamanan, dan kebersamaan warga.***












