SAMUDERA NEWS- Sarwendah, sosok yang tak jarang menjadi sorotan publik, kembali menjadi bahan pembicaraan hangat di dunia maya. Bulan Juli tahun lalu, nama Sarwendah mencuat dalam deretan komentar netizen Indonesia. Namun, kali ini bukan karena prestasi atau karya seninya, melainkan laporan yang diajukannya terhadap warganet yang menyentil Betrand Peto, putra angkatnya.
Ketegangan mencuat ketika Sarwendah melaporkan sejumlah warganet yang merendahkan hubungannya dengan Betrand Peto. Aksi ini menimbulkan gejolak di dunia maya, dengan netizen meramaikan kolom komentar Sarwendah dengan beragam tanggapan.
Pada hari Rabu kemarin (15/5), sebuah komentar pedas memenuhi kolom komentar akun TikTok resmi Sarwendah. Seorang netizen dengan nama akun “Sarwendahofficial” menyatakan, “Teruskan selamanya, Sarwendah bersaudara dengan Onyeok.” Komentar tersebut diikuti dengan jejak komentar lainnya yang tak kalah menohok. “Depan rumah ada tokonya gan,” ujar seorang netizen. “Ada palu India mbak,” timpal yang lain. Bahkan, komentar-komentar bernada sindiran terus mengalir. “Itu tiang telepon gan,” ujar salah seorang. “Itu boothnya remang-remang, diadakan Karaoke di depan rumah abang, tolong tandai,” tambah netizen yang lain dengan nada sarkas.
Namun, tak hanya celaan yang disampaikan. Sebagian netizen juga menunjukkan keprihatinan atas situasi yang dihadapi Sarwendah. “Anak angkatku ternyata lebih menarik dari suamiku. Tidak apa-apa, tidak apa-apa kakak, aku selalu bersama laki-laki,” ungkap salah seorang netizen. Meski begitu, ada juga netizen yang berusaha meminta maaf. “Jangan ungkapkan nama lengkap aku tidak gak bermaksud jahat sama sekali,” ujar salah satu netizen.
Namun, tidak sedikit juga yang memanfaatkan situasi ini untuk bercanda. “Ngomong-ngomong, kapan hari pernikahannya?” ejek seorang netizen. “Aku ingin berkomentar, tapi aku takut karena ada warung depan rumahku,” canda netizen lain. “Aku mau berkomentar, tapi aku khawatir tokoku akan tutup,” tambah yang lain dengan nada jenaka.
Sarwendah, yang selama ini dikenal sebagai sosok yang kuat dan tegar, belum memberikan tanggapan resmi terkait serangan-serangan tersebut. Namun, nyatanya, komentar-komentar pedas dan sindiran yang dialamatkan padanya menandakan bahwa popularitasnya sebagai figur publik tak lekang oleh waktu.***












