SAMUDERA NEWS- guncangan melanda industri hiburan Korea dengan munculnya berita bahwa HYBE, raksasa hiburan yang mengorbitkan grup KPop ternama seperti BTS dan TXT, telah memulai proses peninjauan manajemen anak perusahaannya, termasuk grup NewJeans.
HYBE, pemegang saham utama ADOR, menggelar rapat umum pemegang saham mendadak dengan usulan mengejutkan: pengunduran diri CEO Min Hee-jin sebagai bagian dari koreksi manajemen yang diusulkan oleh pemegang saham.
Langkah ini mencuat setelah gencarnya spekulasi di industri bahwa ada ketegangan di antara kedua entitas ini. Pada Senin, 11 April 2024, media KPop menjadi sorotan ketika langkah HYBE disinyalir sebagai usaha untuk menegaskan kembali kendali atas manajemen ADOR, yang diduga terkait dengan konflik kepemilikan dan penunjukan direktur tambahan oleh HYBE.
ADOR, yang didirikan pada tahun 2021 oleh CEO Min Hee Jin dan merupakan salah satu label di bawah naungan HYBE, mendapati dirinya terperangkap dalam sorotan keputusan besar ini. Dalam tanggapannya, HYBE memastikan bahwa langkah ini adalah bagian dari “hak audit” yang telah diterapkan.
Namun, pertikaian ini menunjukkan tajamnya persaingan kekuasaan antara HYBE dan ADOR. Pertanyaan utama yang muncul: Apa yang mendorong HYBE untuk meminta audit terhadap ADOR?
Dilaporkan oleh Pinkvilla pada Senin, 22 April 2024, HYBE mengungkapkan bahwa alasan di balik langkah mereka adalah untuk menyelidiki informasi mengenai upaya CEO dan wakil presiden ADOR untuk mengambil alih manajemen lebih lanjut.
Kabar tersebut menyebutkan dugaan bahwa ADOR berupaya merebut kendali manajemen dengan mencapai mayoritas saham perusahaan, mencapai 80% saham, sebuah langkah yang diyakini akan merusak struktur kepemilikan yang sudah ada.
Tindakan ini diduga didorong oleh informasi rahasia yang disediakan oleh salah satu eksekutif HYBE, yang sebelumnya terlibat dalam tim keuangan dan investor perusahaan. Informasi ini diyakini digunakan untuk mendukung upaya ADOR dalam merebut kendali manajemen.
Pada 22 April, tim audit dari HYBE melakukan langkah tegas dengan mengunjungi kantor ADOR untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Temuan mereka mengguncang, menunjukkan bukti bahwa CEO Min Hee-jin berusaha untuk mengambil kendali ADOR secara independen.
Dalam konteks ini, HYBE meminta rapat umum pemegang saham untuk membahas langkah selanjutnya. Mereka menegaskan bahwa perebutan kekuasaan ini akan mendapat respons hukum berdasarkan hasil audit tim mereka.
Namun, sorotan terbesar adalah pada permintaan HYBE kepada Min Hee-jin untuk mundur dari jabatannya sebagai CEO. Pertanyaannya kini adalah, apakah Min Hee-jin akan memenuhi permintaan ini?
Min Hee Jin, yang diakui sebagai arsitek di balik keberhasilan New Jeans sebagai girl grup utama HYBE, berada di tengah-tengah gejolak ini. Keputusannya akan memiliki dampak besar bagi dinamika industri hiburan Korea yang selama ini bergelombang.
Konflik Klaim Antara HYBE dan Penggemar: Dampak dari “Hangout with Yoo”
Selain konflik internal, HYBE juga menghadapi gejolak eksternal dengan munculnya kontroversi yang melibatkan penggemar BTS, yang dikenal sebagai ARMY, dan Seventeen.
Kontroversi ini mencuat setelah klaim yang dinyatakan dalam acara varietas Korea MBC TV “Hangout with Yoo” pada tanggal 20 April 2024. Dalam episode tersebut, subunit BSS Seventeen muncul sebagai tamu dan mengunjungi markas HYBE untuk syuting.
Video teaser episode itu menampilkan klaim yang mengejutkan: bahwa gedung markas besar HYBE sebenarnya dibangun oleh Seventeen, bukan oleh BTS, seperti yang sebelumnya diyakini.
Meskipun mungkin tidak disengaja, klaim ini menimbulkan reaksi serius dari penggemar BTS. Mereka mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap program TV Korea yang diduga meremehkan kontribusi BTS dalam membangun pondasi perusahaan.
MBC kemudian merespons klaim tersebut secara eksplisit dan memuji upaya BTS dalam membangun reputasi HYBE. Namun, kritik dari penggemar tetap mengalir, menyalahkan MBC atas “manipulasi sejarah” dalam episode tersebut.
Perdebatan antara penggemar BTS dan Seventeen memanas. Sementara penggemar BTS menekankan pencapaian grup mereka dengan tagar seperti “BTS Paved The Way”, penggemar Seventeen (CARAT) juga mengingatkan akan kontribusi grup mereka terhadap kesuksesan HYBE Corporation.
Konflik ini memperlihatkan sensitivitas yang melekat pada sejarah dan kontribusi masing-masing grup dalam industri yang semakin kompetitif dan serba cepat seperti KPop.***












