SAMUDERA NEWS- Rutan Kelas II B Sukadana bergerak cepat dalam menghadapi musim penghujan dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta penaburan serbuk Abate sebagai langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran penyakit DBD.
Dalam upaya pencegahan yang intensif ini, Kepala Rutan Kelas II B Sukadana, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah dilakukan pada Kamis, 2 Mei 2024. Penaburan bubuk Abate dilakukan secara selektif di area-area yang rentan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti saluran air, kamar mandi, dan area dapur di dalam Rutan.
“Kami fokus pada area-area yang menjadi potensi berkembang biaknya nyamuk, seperti bak mandi, saluran air di blok hunian WBP, dapur, dan branggang Rutan,” ungkap Abdul Aziz.
Tujuan utama dari tindakan ini adalah untuk mencegah merebaknya penyakit DBD di dalam lingkungan Rutan Sukadana. “Langkah ini penting untuk mematikan larva nyamuk dan menghentikan perkembangannya menjadi nyamuk dewasa yang dapat menjadi vektor penyakit,” tambahnya.
Abdul Aziz juga menekankan bahwa Abate memiliki efek memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk, sehingga dapat membunuhnya sebelum mencapai tahap menetas.
Langkah preventif ini juga didukung dengan sosialisasi kebersihan yang dilakukan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Romzi B. Romzi, kepada para warga binaan. Romzi mengajak seluruh WBP untuk menjaga kebersihan di dalam kamar masing-masing dengan tindakan-tindakan sederhana seperti menguras bak mandi secara teratur, menutup saluran air dan bak mandi setelah digunakan, serta menjaga agar tidak ada air yang menggenang di berbagai tempat.
“Sosialisasi ini penting untuk membiasakan perilaku hidup bersih di antara para penghuni Rutan, termasuk merapikan rak baju di dalam kamar,” pungkas Romzi.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, Rutan Kelas II B Sukadana menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan bagi para penghuninya. ***












