• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home PENDIDIKAN

Eva Dwiana Periode Kedua: Kota Berjalan, Kontroversi Berlari

MeldabyMelda
29/01/2026
in PENDIDIKAN
Eva Dwiana Periode Kedua: Kota Berjalan, Kontroversi Berlari
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Periode kedua kepemimpinan Eva Dwiana sebagai Wali Kota Bandar Lampung dimulai dengan atmosfer yang jauh dari optimistis. Alih-alih membawa stabilitas dan pembenahan, sejumlah kebijakan justru memicu polemik berlapis. Dari program bernuansa religius hingga pengelolaan anggaran pendidikan dan hibah, publik dihadapkan pada pola yang sama: dana besar, tata kelola dipertanyakan, dan transparansi yang minim.

Dalam waktu singkat, berbagai kebijakan itu membentuk persepsi awal yang suram. Kota seolah bergerak tanpa peta jalan yang jelas, sementara warga dipaksa bertanya-tanya ke mana arah pengelolaan anggaran publik akan dibawa.

Umroh Gratis Tanpa Aturan Jelas

Program umroh gratis yang digulirkan Pemerintah Kota Bandar Lampung sejak awal periode kedua menjadi sorotan. Bukan pada niat program, melainkan pada mekanisme penentuan penerima yang dinilai tidak transparan. Penunjukan penerima dilakukan secara spontan, bahkan di ruang publik seperti pasar, tanpa kriteria, juknis, atau basis data yang dapat diuji.

BeritaLainnya

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global

Sejumlah sumber internal Pemkot menyebut, pola ini menimbulkan kecemburuan sosial dan membuka ruang dugaan kepentingan non-programatik. “Seolah program pemerintah berjalan berdasarkan selera personal, bukan sistem,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi tersebut memunculkan kritik bahwa anggaran publik digunakan tanpa kerangka kebijakan yang akuntabel, sehingga rawan dipersepsikan sebagai alat pencitraan.

ADVERTISEMENT

Wisata Rohani Rp1,3 Miliar dan Tragedi Kemanusiaan

Kontroversi berlanjut pada program Wisata Rohani dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar. DPRD Kota Bandar Lampung mencatat adanya selisih signifikan antara jumlah peserta yang direncanakan dan realisasi di lapangan. Dari target 1.000 peserta, realisasi disebut hanya sekitar 400 orang.

Tragisnya, program ini juga diwarnai insiden meninggalnya seorang kepala SD negeri di Kemiling saat hendak mengikuti kegiatan tersebut. Fakta lain yang memantik kritik, mayoritas peserta merupakan aparatur sipil negara, bukan kelompok rentan secara ekonomi. Penilaian publik pun mengeras: program sosial berbiaya besar namun salah sasaran.

Hibah Rp60 Miliar untuk Kejati, Transparansi Dipertanyakan

Sorotan berikutnya tertuju pada rencana hibah Rp60 miliar untuk pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi Lampung. Meski secara normatif hibah dimungkinkan, besaran anggaran dan minimnya penjelasan publik memicu reaksi luas.

LSM dan kelompok masyarakat sipil menuntut keterbukaan dokumen perencanaan dan dasar hukum hibah tersebut. Apalagi, pada 2024 lalu, Wali Kota dan sejumlah OPD sempat dipanggil Jamintel Kejaksaan Agung terkait pengelolaan anggaran. Hingga kini, publik belum memperoleh penjelasan komprehensif mengenai hasil pemeriksaan tersebut.

Hibah SMA Swasta Siger dan Konflik Kepentingan

Polemik paling keras muncul dari penganggaran dana hibah untuk SMA Swasta Siger. Sekolah yang disebut belum memiliki legalitas lengkap, belum terdaftar di Dapodik, serta belum memiliki aset tanah dan bangunan, justru menerima alokasi anggaran miliaran rupiah.

Isu ini kian sensitif karena sekolah tersebut dikaitkan dengan saudari kembar Wali Kota. DPRD melalui Komisi IV secara terbuka meminta agar anggaran tidak dicairkan sebelum seluruh persyaratan hukum dipenuhi. Permintaan itu kembali ditegaskan dalam pembahasan RAPBD 2026, di mana anggaran SMA Siger kembali dicoret.

Ketua Komisi IV DPRD, Asroni Paslah, sebelumnya mengingatkan agar tidak ada dana yang keluar tanpa persetujuan legislatif. Namun sumber internal Pemkot menyebut, dana hibah tersebut tetap mengalir. Kondisi ini memicu ketegangan antara eksekutif dan legislatif serta memperkeruh iklim politik lokal.

Pasar Pasir Gintung dan Aspirasi Pedagang

Di sektor ekonomi rakyat, keluhan pedagang Pasar Pasir Gintung turut mengemuka. DPD Persatuan Gerobak Kota (PGK) Bandar Lampung menilai Pemkot lamban merespons persoalan infrastruktur dan kenyamanan pasar.

Ketua DPD PGK, Berly Raistama, menegaskan pihaknya akan kembali menyurati Dinas Perdagangan. “Pedagang kecil butuh kepastian dan kehadiran pemerintah. Jangan dibiarkan berlarut,” katanya, Selasa (28/1/2026).

Jalan Rusak dan Sindiran Publik

Masalah infrastruktur juga menjadi bahan kritik. Sejumlah ruas jalan di Bandar Lampung dilaporkan rusak dan berlubang. Warganet ramai mengunggah kondisi jalan seperti Jalan Tirtayasa, Pulau Singkep, hingga Pasar Tamin, disertai sindiran agar Wali Kota lebih sering turun ke lapangan.

Sindiran tersebut menjadi ironi, mengingat pada masa kampanye sebelumnya Eva Dwiana pernah meminta lawan politiknya untuk “lebih sering jalan-jalan” melihat kondisi kota.

Periode Kedua dan Ujian Tata Kelola

Deretan kontroversi di awal periode kedua ini menempatkan kepemimpinan Eva Dwiana pada ujian serius. Apakah kegaduhan ini akan menjadi momentum evaluasi dan pembenahan, atau justru memperdalam krisis tata kelola anggaran, masih menjadi tanda tanya besar.

Publik kini menunggu langkah korektif yang konkret. Tanpa transparansi dan perbaikan sistemik, periode kedua ini berisiko dikenang bukan sebagai fase konsolidasi, melainkan sebagai babak paling gaduh dalam sejarah pemerintahan Kota Bandar Lampung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungEva DwianaHibah PemkotKebijakan PublikKontroversi Anggaran
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Warga Gagalkan Pencurian Motor di Gadingrejo Utara

Next Post

Lampung Tengah di Persimpangan: Antara Trauma Masa Lalu dan Harapan Baru

Related Posts

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan
Berita

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Bahaya Salah Gunakan Kecerdasan Buatan

23/10/2026
Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global
PENDIDIKAN

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Jejaring Nasional dan Global

22/10/2026
Kepsek SMPN 2 Kalianda Akui Pengembalian Uang Buku Pakai Dana Pribadi, Satu Siswa Belum Menerima
PENDIDIKAN

Kepsek SMPN 2 Kalianda Akui Pengembalian Uang Buku Pakai Dana Pribadi, Satu Siswa Belum Menerima

15/10/2026
Ketua MKKS Tak Hadir dalam Pertemuan Dinas, Polemik MKKS–FKKS Makin Dipertanyakan
PENDIDIKAN

Ketua MKKS Tak Hadir dalam Pertemuan Dinas, Polemik MKKS–FKKS Makin Dipertanyakan

09/10/2026
Uang Negara Miliaran Rupiah, LADAM Pertanyakan Transparansi Proyek Revitalisasi Dua SMK di Lampung Tengah
PENDIDIKAN

Uang Negara Miliaran Rupiah, LADAM Pertanyakan Transparansi Proyek Revitalisasi Dua SMK di Lampung Tengah

28/09/2026
Kepsek Dipanggil Bawa Berkas Keuangan, Pangdam Ingatkan APH Jangan Tekan Sekolah
PENDIDIKAN

Kepsek Dipanggil Bawa Berkas Keuangan, Pangdam Ingatkan APH Jangan Tekan Sekolah

27/09/2026
Next Post
Lampung Tengah di Persimpangan: Antara Trauma Masa Lalu dan Harapan Baru

Lampung Tengah di Persimpangan: Antara Trauma Masa Lalu dan Harapan Baru

Polemik Data BPJS dan P2KM, Pangdam Nilai Kepemimpinan Eva Dwiana Kurang Terbuka

Polemik Data BPJS dan P2KM, Pangdam Nilai Kepemimpinan Eva Dwiana Kurang Terbuka

Kasat Reskrim hingga Kapolsek Katibung Berganti, Ini Pesan Kapolres Lampung Selatan

Kasat Reskrim hingga Kapolsek Katibung Berganti, Ini Pesan Kapolres Lampung Selatan

Hak Waris Anak Angkat dalam Sistem Hukum Indonesia

Hak Waris Anak Angkat dalam Sistem Hukum Indonesia

Pidana Anak dalam Perspektif Kepentingan Terbaik

Pidana Anak dalam Perspektif Kepentingan Terbaik

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In