SAMUDERA NEWS – Soal:
1. Bacalah teks berikut dengan cermat!
Upacara adat Sekaten merupakan salah satu kearifan lokal yang masih dilestarikan di Yogyakarta. Upacara ini diadakan setiap tahun pada bulan Maulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Upacara Sekaten diawali dengan mengeluarkan dua buah gamelan pusaka Keraton Yogyakarta, yaitu Kyai Sekati dan Kyai Guntur Sari. Kedua gamelan ini diarak keliling Keraton Yogyakarta dengan diiringi oleh para prajurit dan abdi dalem.
Buatlah teks deskripsi berdasarkan teks di atas dengan memperhatikan:
- Panca indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan pengecapan)
- Penggunaan kata-kata yang menarik dan tepat
- Kesatuan dan kepaduan paragraf
2. Jelaskan apa yang kamu rasakan setelah membaca teks deskripsi tersebut!
Jawaban:
1. Teks Deskripsi:
Alunan gamelan Kyai Sekati dan Kyai Guntur Sari yang merdu menggema di seluruh penjuru Keraton Yogyakarta. Suara gamelan yang berpadu dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an menciptakan suasana sakral dan penuh kedamaian. Aroma dupa yang harum menusuk hidung, menambah kekhusyukan suasana.
Para prajurit dan abdi dalem yang berpakaian adat Jawa berjalan dengan gagah diiringi oleh tetabuhan gamelan. Warna-warni pakaian mereka yang cerah dan berkilauan memanjakan mata. Sesekali, terdengar suara tawa dan sorak-sorai dari para pengunjung yang antusias menyaksikan arak-arakan ini.
2. Perasaan:
Setelah membaca teks deskripsi tersebut, saya merasa kagum dengan keindahan dan kemegahan Upacara Sekaten. Saya juga merasakan aura spiritual yang kuat dan rasa damai di hati. Upacara ini menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi Yogyakarta yang patut dilestarikan.***








