SAMUDERA NEWS – Obyek wisata Canting Mas Puncak Dipowono, menjadi magnet bagi pecinta alam yang mengagumi keindahan perbukitan tinggi dan waduk Sermo yang memukau. Dengan ketinggian mencapai 700 meter di atas permukaan laut, Canting Mas bukan sekadar destinasi liburan biasa. Udara segar dan panorama memikat menjadikannya pilihan tepat untuk merilekskan pikiran jauh dari hiruk-pikuk kota.
Keunikan Canting Mas tak hanya terletak pada pemandangannya yang menawan, tetapi juga pada cerita-cerita mistis yang masih dipercaya oleh penduduk sekitar. Salah satu cerita yang menarik adalah tentang pusaka sakti milik Nyi Roro Kidul, penguasa Laut Selatan. Mitos ini mengisahkan tentang dua pusaka emas yang sesekali muncul di puncak bukit, hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu.
Pusaka-pusaka tersebut, sebagaimana legenda yang berkembang, menjelma menjadi canting dan tampah emas, memberikan keanggunan alam Canting Mas. Di bulan Suro, kilauan kuning keemasan dari kedua pusaka itu kerap terlihat, menambah kesakralan tempat ini.
Namun, keberadaan Canting Mas tidak lepas dari kisah-kisah lama yang turun temurun. Salah satunya adalah kisah Bandung Bondowoso, yang hendak menggelar wayang kulit di puncak bukit. Namun, rencana tersebut terbongkar oleh Prabu Boko, musuh bebuyutan Bandung Bondowoso. Akibatnya, banyak peralatan wayang kulit yang tertinggal di puncak, memberi nama “Dipowono” atau dupa yang terlupakan.
Meski dihiasi dengan kisah-kisah mistis, Canting Mas tetap menawarkan pesona alam yang memesona. Pengunjung dapat menikmati panorama luar biasa Yogyakarta dengan udara segar yang menyegarkan tubuh. Salah satu spot favorit adalah gardu pandang dengan lantai kaca tebal, menghadirkan pemandangan waduk Sermo dan perbukitan Menoreh yang menakjubkan.
Tak ketinggalan, spot-spot menarik lainnya seperti perahu langit dan sangkar kayu besar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen indah mereka. Dengan semua keunikan dan keindahannya, Canting Mas Puncak Dipowono pantas menjadi destinasi wisata berkelas di Yogyakarta yang layak dikunjungi oleh siapa pun.***











