SAMUDWRA NEWS- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) telah menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran, memfasilitasi interaksi yang efektif antara siswa dan pendidik. Definisi LKPD yang terus berkembang kini menghadirkan terobosan baru dengan konsep LKPD interaktif, memanfaatkan teknologi digital dan internet.
LKPD interaktif bukanlah sekadar lembar kerja biasa; ia mencakup panduan, pertanyaan, dan materi yang diperluas dengan dukungan multimedia seperti video, audio, dan animasi. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga mengoptimalkan proses pengajaran, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini.
Salah satu platform yang mendukung pembuatan LKPD interaktif adalah Live Worksheets. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat LKPD interaktif menggunakan Live Worksheets:
- Daftar di Live Worksheets: Kunjungi situs web https://www.liveworksheets.com/ dan daftar sebagai pengguna guru.
- Verifikasi Akun: Lengkapi formulir pendaftaran dan verifikasi akun melalui email yang telah didaftarkan.
- Masuk dan Ubah Bahasa: Setelah akun diverifikasi, masuk kembali ke situs menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan. Ubah bahasa ke Bahasa Indonesia untuk kemudahan penggunaan.
- Buat Lembar Kerja: Pilih opsi “Make Interactive Worksheet” untuk memulai pembuatan LKPD interaktif.
- Unggah Materi: Unggah LKPD yang telah Anda buat dalam format PDF atau JPG dengan ukuran maksimal 5 MB.
- Membuat Interaktif: Gunakan rumus “select:yes” dan “select:no” untuk soal pilihan ganda, serta “join:1”, “join:2”, dan seterusnya untuk soal menjodohkan.
- Pratinjau dan Koreksi: Pratinjau LKPD interaktif Anda untuk memastikan kualitasnya. Koreksi setiap soal dan jawaban yang mungkin diperlukan.
- Simpan dan Bagikan: Setelah selesai, Anda dapat menyimpan LKPD untuk penggunaan pribadi atau membagikannya kepada siswa. Jika ingin membagikannya secara publik, lengkapi informasi terkait mata pelajaran, topik, kelas, dan jenis LKPD.
Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif, memungkinkan para pendidik untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkesan bagi siswa di era digital ini.***












