• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, May 14, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Uncategorized

SMA Siger Jadi Pelajaran, DPRD Balam Lirik Model Pendidikan Gratis ala Dedi Mulyadi

MeldabyMelda
06/02/2026
in Uncategorized
SMA Siger Jadi Pelajaran, DPRD Balam Lirik Model Pendidikan Gratis ala Dedi Mulyadi
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Polemik SMA Swasta Siger membuka ruang diskusi baru tentang solusi pendidikan gratis yang lebih berkeadilan dan taat regulasi. Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menilai Pemerintah Kota Bandar Lampung seharusnya mencontoh pola Jawa Barat yang menggratiskan pendidikan tanpa membangun sekolah baru, melainkan dengan memperkuat peran SMA/SMK swasta melalui skema pembiayaan yang terukur.

Pendidikan Gratis Tanpa Bangun Sekolah Baru

Asroni Paslah menilai kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi layak dijadikan rujukan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah bukan untuk mendirikan sekolah negeri atau swasta baru, melainkan memberikan beasiswa langsung kepada peserta didik kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Dengan skema tersebut, siswa tetap dapat mengenyam pendidikan gratis di SMA/SMK swasta tanpa harus membebani sekolah atau melanggar regulasi pendidikan.

BeritaLainnya

Perlindungan Hak Masyarakat Adat 

Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan

“Model Jawa Barat ini sangat menarik. Negara hadir membiayai siswanya, bukan memaksakan pendirian sekolah baru yang justru menimbulkan masalah hukum,” ujar Asroni Paslah, Kamis, 5 Februari 2026.

Hibah Tidak Bisa Terus-Menerus

Asroni menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa menjadikan dana hibah sebagai solusi permanen. Selain berisiko menabrak aturan, pola hibah terus-menerus juga berpotensi menimbulkan ketergantungan dan persoalan akuntabilitas.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, saat ini SMA/SMK swasta di Lampung belum menerima BOSDA dan hanya mengandalkan dana BOS. Kondisi tersebut membuat banyak sekolah swasta kesulitan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kalau hibah terus, itu juga tidak sehat. Pemerintah harus cari pola yang adil, terukur, dan sesuai regulasi,” katanya.

Skema P2KM Jadi Opsi Realistis

Sebagai alternatif, Asroni mengusulkan Pemkot Bandar Lampung mengadopsi skema Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) dengan sistem klaim. Dalam pola ini, pemerintah membayar biaya pendidikan siswa kurang mampu berdasarkan jumlah peserta didik yang benar-benar dilayani sekolah swasta.

“Skemanya bisa seperti P2KM, sistem klaim. Itu adil, transparan, dan tidak menabrak aturan. SMA/SMK swasta tetap hidup, anak-anak gratis sekolah, dan pemerintah punya citra baik,” jelasnya.

Skema ini dinilai mampu menekan angka putus sekolah tanpa mematikan ekosistem pendidikan swasta yang telah lama berkontribusi di Kota Bandar Lampung.

Posisi Yayasan Tetap Ada, Tapi Terbatas

Menjawab polemik Yayasan Siger Prakarsa Bunda, Asroni menilai yayasan tetap bisa berperan, namun tidak sebagai penyelenggara sekolah tanpa izin. Yayasan dapat difungsikan sebagai penyalur atau penjamin program pendidikan gratis, serupa konsep yayasan sosial pada masa lalu.

“Yayasan tetap bisa ada, tapi jangan jadi operator sekolah ilegal. Fokus saja jadi penyalur dan penjamin agar anak-anak bisa sekolah dengan nyaman dan gratis,” ujarnya.

 Jalan Tengah Polemik SMA Siger

Usulan ini dinilai sebagai jalan tengah paling rasional di tengah polemik SMA Siger. Pemerintah tetap melindungi anak-anak kurang mampu, sekolah swasta tidak dirugikan, dan regulasi pendidikan tetap dihormati.

Dengan meniru pola Jawa Barat dan skema P2KM, Pemkot Bandar Lampung dinilai bisa menyelesaikan persoalan pendidikan tanpa membuka konflik hukum baru.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Asroni PaslahDPRD Bandar LampungP2KMpendidikan gratis bandar lampungpendidikan Jawa Baratpolemik SMA SigerSMA SIGERsma/smk swasta
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Panji Padang Ratu Ingatkan Bahaya Politisasi SMA Siger dan Pelanggaran Hukum Pendidikan

Next Post

Polemik SMA Siger Memanas, Eva Dwiana Tambah Anggaran Rp10 Miliar

Related Posts

Sengketa Perusahaan: Tips Menghindari Konflik Hukum
Uncategorized

Perlindungan Hak Masyarakat Adat 

10/05/2026
Penyelesaian Hukum Perdata Tanpa Pengadilan: Mediasi dan Arbitrase
Uncategorized

Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan

09/05/2026
Uncategorized

09/05/2026
Uncategorized

Sengketa Perizinan Usaha

07/05/2026
Hardiknas 2026, Pringsewu Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul
Uncategorized

Hardiknas 2026, Pringsewu Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul

05/05/2026
Kejahatan Perbankan dan Sanksi Hukumnya
Uncategorized

27/04/2026
Next Post
Polemik SMA Siger Memanas, Eva Dwiana Tambah Anggaran Rp10 Miliar

Polemik SMA Siger Memanas, Eva Dwiana Tambah Anggaran Rp10 Miliar

Dua Dunia di Balik Proyek Besar: Pidato Megah dan Pekerja Relawan

Dua Dunia di Balik Proyek Besar: Pidato Megah dan Pekerja Relawan

Pendekatan Negara Tangani Pemakai Narkotika Indonesia

Pendekatan Negara Tangani Pemakai Narkotika Indonesia

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Muttaqin Pemda Pesawaran Diisi Tausiyah dan Santunan Anak Yatim

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Muttaqin Pemda Pesawaran Diisi Tausiyah dan Santunan Anak Yatim

Thomas Amirico: Sekolah Terbuka Akan Buka Akses Pendidikan untuk Semua Usia

Thomas Amirico: Sekolah Terbuka Akan Buka Akses Pendidikan untuk Semua Usia

Berita Terkini

  • Yasir Setiawan: Pesta Babi Bukan Sekadar Film, Tapi Media Edukasi Publik
  • Pengertian Tindak Pidana Korupsi dan Proses Hukum di Indonesia
  • BKAD Bandar Lampung Tak Merespons Isu Aset SMA Siger, Polemik Kian Jadi Sorotan
  • Sidang Korupsi PI Lampung Ricuh, Hakim Potong Pernyataan Arinal Djunaidi
  • Ketua GKPL: Bedah Film “Pesta Babi” Bentuk Penyadaran Publik Soal Lingkungan Hidup

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In