SAMUDERA NEWS- Ariyanto, seorang oknum BPN ATR Kota Bandar Lampung yang juga menjabat sebagai Kaur Umum, dituduh membuat kebijakan di luar prosedur tanpa sepengetahuan pimpinan kantor setempat, menimbulkan ketidaknyamanan bagi pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Salah seorang pegawai yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, “Dia mengatur tempat pelayanan dan jam kerja sesuka hati, dan sikapnya dalam berkomunikasi dengan staf lain dianggap kurang etis dan arogan.
Ariyanto sebelumnya pernah bertugas di BPN Kabupaten Lampung Utara sebelum dipindahkan ke BPN Bandar Lampung beberapa bulan lalu, setelah diduga terlibat dalam insiden di tempat kerja lamanya.
“Dalam mengatur jadwal dan membuat kebijakan, dia selalu menggunakan nama kepala kantor, sehingga kami sebagai pegawai kecil tidak memiliki ruang untuk berbicara,” tambah pegawai tersebut.
Pegawai lainnya juga menyatakan bahwa Ariyanto sering kali membuat kebijakan yang tidak sesuai dengan aturan kantor maupun aturan ketenagakerjaan. “Dia tidak hanya membuat aturan sendiri tetapi juga bersikap tidak sopan dan sering kali menggunakan kata-kata yang tidak pantas di depan pegawai dan staf lainnya,” ungkapnya.
Menurut mereka, pada hari libur seperti Hari Raya Idul Adha, beberapa pegawai diminta untuk bekerja dari pukul 07.00 hingga 19.00 tanpa mendapatkan makan siang atau uang lembur, dengan alasan perintah dari kepala kantor.
Seorang pegawai lain menambahkan, “Ariyanto sering mengintervensi pekerjaan pegawai tanpa memberikan contoh yang baik. Dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan merokok dan duduk-duduk serta sering marah-marah.”
“Dulu sebelum Ariyanto datang, semua staf bekerja dengan koordinasi yang baik dalam melayani masyarakat. Namun sekarang semuanya pecah belah dan saling berseteru,” keluhnya.
Pegawai tersebut berharap agar Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung dan Kepala Kantor ATR BPN Kota Bandar Lampung segera mengambil tindakan tegas terhadap Ariyanto jika terbukti melakukan pelanggaran, agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik.












