SAMUDERA NEWS– Hujan lebat yang mengguyur wilayah sejak Jumat malam (21/2) hingga dini hari Sabtu, 22/2/2025 menyebabkan Sungai Way Punduh meluap, sehingga menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Pesawaran. Beberapa kecamatan, termasuk Marga Punduh, Padang Cermin, dan Punduh Pedada, mengalami dampak serius akibat banjir.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Pesawaran, banjir mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dengan tinggi muka air mencapai hingga 80 cm di beberapa titik. Di Kecamatan Marga Punduh, ratusan rumah di beberapa desa terendam, sedangkan di Kecamatan Punduh Pedada, longsoran di Desa Sukarame menghambat akses jalan.
Di Kecamatan Padang Cermin, banjir merendam 262 rumah di empat dusun. Selain itu, jebolnya dam irigasi di Desa Tambangan menambah kerumitan penanganan bencana. Meskipun dampaknya cukup luas, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa.
Kepala BPBD Pesawaran, Sopyan Agani, langsung turun ke lokasi untuk mengoordinasikan evakuasi dan penyaluran bantuan darurat. Bantuan berupa paket sembako, air mineral, mie instan, dan roti telah didistribusikan kepada warga di daerah terdampak.
“Saya pastikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Satgas Bencana kami terus bersiaga di lapangan untuk memantau situasi dan menghadapi kemungkinan banjir susulan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Sopyan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi menghindari risiko tambahan. Informasi terbaru mengenai situasi dan penanganan bencana akan terus diperbarui oleh pihak berwenang.***












