SAMUDERA NEWS – Jose Mourinho, eks-pelatih Manchester United (MU), secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap manajemen klub yang dinilainya tidak memberikan keleluasaan yang sama seperti yang diberikan kepada pelatih saat ini, Erik Ten Hag.
Mourinho, yang memulai masa jabatannya di Old Trafford pada musim 2016, mengungkapkan bahwa ia sering kali merasa terbatasi dalam pemilihan pemain yang akan dia latih. Sebaliknya, Ten Hag, juru taktik saat ini, dikatakan diberikan kebebasan lebih besar oleh Manajemen MU dalam hal tersebut.
“Saya adalah diri saya sendiri. Saya seorang pesepakbola. Ed berasal dari latar belakang yang berbeda dan apa yang Ten Hag miliki selama berada di Manchester United, saya tidak punya,” ungkap Mourinho dalam wawancara yang dilansir dari ESPN, Selasa 23 April 2024.
Mourinho juga mengungkapkan bahwa meskipun hubungannya dengan CEO saat itu, Ed Woodward, baik secara pribadi, namun secara profesional, ia tidak merasa mendapat dukungan yang cukup. “Saya tidak mendapat tingkat dukungan seperti itu. Saya tidak memiliki tingkat kepercayaan itu. Jadi saya pergi dengan sedih, karena saya merasa saya berada di awal proses,” tambahnya.
Meskipun demikian, meski tidak diberi keleluasaan yang diinginkannya, Mourinho berhasil membawa MU meraih gelar juara Liga Eropa dan Piala Liga Inggris pada musim 2016-2017, sebelum akhirnya harus meninggalkan klub pada Desember 2018.
Sementara itu, manajemen MU belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan kontroversial Mourinho ini.***












