SAMUDERA NEWS- Sebuah lahan kosong di lingkungan Asrama Kodim 0412/Lampung Utara kini disulap menjadi ruang terbuka yang hidup. Di tangan Komandan Kodim Letkol Inf. Hery Eko Prabowo, area tersebut berubah menjadi lapangan olahraga yang mulai ramai dimanfaatkan oleh prajurit, keluarga mereka, pelajar sekolah sekitar, hingga warga umum.
Meski dibangun dengan keterbatasan sarana dan prasarana, lapangan tersebut sudah mengundang aktivitas sejak pagi hingga sore hari. Ada yang berlari santai, bermain basket, voli, hingga sekadar menikmati udara segar sambil bersosialisasi.
“Kawasan ini dikelilingi sekolah dan permukiman. Saya sering melihat anak-anak berolahraga di lahan terbuka yang seadanya. Dari situlah muncul inisiatif untuk mengubah tempat ini menjadi sarana olahraga yang lebih layak,” ujar Dandim Letkol Hery, Kamis (30/5/2025).
Letkol Hery menjelaskan, pengembangan lapangan ini dirancang bertahap. Ia memetakan kebutuhan seperti jogging track, lapangan basket dan voli, serta penerangan untuk menunjang aktivitas malam hari. Harapannya, selain menunjang kegiatan satuan dan keluarga besar Kodim, lapangan ini bisa menjadi pusat interaksi warga dan pelajar, bahkan memicu tumbuhnya komunitas olahraga serta perputaran ekonomi lokal melalui kehadiran pelaku UMKM.
“Jika fasilitas lengkap dan nyaman, bukan tak mungkin tempat ini jadi pusat kegiatan masyarakat. Bisa muncul komunitas, geliat UMKM, dan tentu saja ruang aman bagi anak-anak kita berolahraga,” tambahnya.
Letkol Hery juga membuka pintu bagi pihak swasta, perusahaan, maupun stakeholder lain yang ingin berkontribusi membangun fasilitas olahraga ini. Ia percaya, kolaborasi yang baik akan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lampung Utara.
“Saya membayangkan tempat ini hidup hingga malam, dengan lampu yang cukup dan warga yang aktif berolahraga. Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga menciptakan generasi muda yang sehat dan unggul,” pungkasnya.
Dengan semangat “Berpikir, Berbuat, Berhasil serta Berkarya, Berguna, Bermanfaat”, Letkol Hery terus mendorong agar impian ini tidak berhenti di gagasan semata, melainkan menjadi warisan nyata bagi masyarakat sekitar.***












