SAMUDERA NEWS— Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan di Kabupaten Pringsewu kembali menunjukkan progres signifikan. Sejumlah titik jalan di Kecamatan Sukoharjo, Ambarawa, Gadingrejo, Pringsewu, hingga Pagelaran telah rampung dibangun melalui program aspirasi anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Gerindra, Eli Wahyuni. Program ini dikawal langsung oleh Dinas PUPR Provinsi Lampung dan mendapat dukungan penuh dari jajaran DPRD Kabupaten Pringsewu.
Sudiyono, anggota DPRD Pringsewu dari Fraksi Gerindra, menjelaskan bahwa pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen partai dalam merespons kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pekerjaan jalan yang sedang dan telah diselesaikan di wilayah Sukoharjo menjadi bukti nyata sinergi antara legislatif tingkat kabupaten dan provinsi.
Di Kecamatan Sukoharjo, beberapa ruas jalan lingkungan yang telah tuntas antara lain di Pekon Keputran sepanjang 402 meter, Pekon Pandan Surat sepanjang 198 meter, serta akses jalan di Pekon Sukoharjo 3. Ruas-ruas ini sebelumnya kerap dikeluhkan warga karena kondisi rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Inilah pentingnya sinergitas antara DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Aspirasi masyarakat perlu dijembatani dan ditindaklanjuti secara konkret. Dan beruntung, di Kabupaten Pringsewu kami memiliki Amproni dari Fraksi Gerindra yang langsung berkoordinasi dengan Eli Wahyuni di provinsi,” ujar Sudiyono.
Ia menambahkan bahwa program infrastruktur jalan tahun 2025 tidak hanya menyasar Kecamatan Sukoharjo, tetapi juga merata ke kecamatan lainnya. Di Pringsewu, Gadingrejo, Pagelaran, dan Ambarawa, sejumlah pembangunan jalan lingkungan telah lebih dulu diselesaikan dan kini sudah bisa digunakan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini sekaligus menegaskan keseriusan kader Gerindra dalam menjalankan amanat konstituen. Program aspirasi anggota DPRD Provinsi Lampung disebut menjadi salah satu solusi percepatan pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih terhadap akses jalan.
“Jalan lingkungan ini bukan sekadar akses, tetapi penggerak ekonomi warga. Ketika jalannya bagus, mobilitas lancar, distribusi hasil pertanian dan perdagangan ikut meningkat,” tambahnya.
Warga di wilayah yang mendapatkan pembangunan jalan juga menyambut baik upaya ini. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu karena akses menuju pusat desa, sekolah, hingga fasilitas kesehatan kini lebih mudah dan aman dilalui.
Diharapkan, program serupa dapat terus berlanjut di tahun mendatang agar pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan di Pringsewu dapat tercapai secara optimal.***












