SAMUDERA NEWS – Malam ini, Sabtu (29/11/2025), Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung resmi bertolak menuju Jawa Barat untuk menjalankan Safari Jurnalistik 2025. Kegiatan ini digelar sebagai upaya strategis meningkatkan kapasitas anggota, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat jejaring kerja antarjurnalis di tingkat nasional.
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menjelaskan bahwa safari jurnalistik kali ini bukan sekadar kunjungan biasa. Rombongan akan mengunjungi Group Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) sebagai langkah belajar langsung dari praktik media besar nasional, termasuk manajemen redaksi, teknik pemberitaan, hingga inovasi digital yang diterapkan oleh media terkemuka tersebut.
“Setelah dari Pikiran Rakyat, kami juga dijadwalkan mengunjungi Kominfo Pemprov Jawa Barat. Tujuannya untuk mendapatkan wawasan mengenai pola kerja sama media dan pemerintah yang bisa menjadi rujukan bagi pengembangan jurnalistik di Lampung. Hasil kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga yang bisa dibawa pulang dan diterapkan di Pemprov Lampung,” ujar Abung dengan antusias.
Safari jurnalistik kali ini diikuti 70 anggota IJP Lampung yang akan menggunakan dua unit bus besar. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari Sabtu malam hingga Selasa mendatang. Selama perjalanan, rombongan akan mengikuti serangkaian agenda, termasuk diskusi media, workshop, kunjungan redaksi, dan pertemuan dengan pejabat Kominfo Jawa Barat.
Abung menambahkan, keberangkatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaranggota IJP Lampung. Ia berharap seluruh perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan, aman, dan dapat memberi manfaat maksimal bagi seluruh peserta. “Semoga perjalanan ini diberikan kelancaran, selamat sampai tujuan, dan kembali ke Lampung dengan membawa banyak ilmu baru serta pengalaman berharga,” tambahnya.
Selain meningkatkan kapasitas individu, Safari Jurnalistik IJP Lampung ini dinilai penting untuk memacu profesionalisme jurnalis daerah agar mampu bersaing di era digital yang menuntut kecepatan, akurasi, dan kreativitas. Para peserta pun dipersiapkan untuk mencatat praktik terbaik dari media nasional dan merancang strategi adaptasi bagi media lokal di Lampung.
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari sejumlah pihak karena menjadi ajang benchmarking dan inspirasi pengembangan kualitas pers di Provinsi Lampung. Dengan agenda padat dan rencana kerja yang terstruktur, Safari Jurnalistik 2025 diyakini akan memberi dampak positif jangka panjang bagi ekosistem media lokal dan kemampuan jurnalistik para anggotanya.***












