SAMUDERA NEWS- Marselino Ferdinan, salah satu pemain kunci Timnas Indonesia U-23, telah menjadi sorotan publik sejak Piala Asia U-23 2024 dimulai. Meski begitu, penampilannya belakangan ini tidak luput dari kritik tajam karena dianggap tidak sesuai dengan harapan para penggemar.
Kritik tersebut meruncing ketika Marselino terlihat melakukan aksi individual yang dinilai berlebihan dalam pertandingan perebutan juara ketiga. Meskipun memiliki peluang untuk memberikan umpan kepada rekan setim yang berada dalam posisi lebih baik, Marselino lebih memilih untuk melakukan dribbling dan mencoba menembak sendiri.
Tidak hanya mendapat sorotan dari pendukung Timnas, namun juga dari Pengamat Sepak Bola Coach Justin. Sebelum laga Timnas Indonesia U-23 vs Irak, Coach Justin telah menyampaikan kekecewaannya terhadap gaya bermain Marselino.
“Saya selalu merasa bahwa Marselino ingin memperlihatkan kemampuannya, ingin menjadi yang terbaik, banyak melakukan dribbling dan kehilangan bola,” ungkap Coach Justin dalam analisisnya atas pertandingan Timnas Indonesia vs Turkmenistan, melalui kanal YouTube Justinus Lhaksana.
Meski demikian, Coach Justin mengajak para penggemar untuk tidak terlalu menghakimi Marselino, mengingat bahwa ia masih dalam proses menuju kedewasaan sebagai seorang pemain.
“Tapi tidak adil juga jika kita menghakimi dia. Dia sedang dalam proses mencari pengalaman. Bahkan di timnya, ia tidak begitu sering bermain,” tambahnya.
Lebih lanjut, Coach Justin berharap agar Marselino bisa memperbaiki gaya bermainnya dan menunjukkan kedewasaan yang lebih besar di lapangan.
“Harapannya, Marselino bisa belajar. Singkirkan ego, orang-orang sudah mengetahui bakatmu. Sekarang saatnya untuk menunjukkan itu,” pungkas Coach Justin.
Sebagai catatan, Marselino Ferdinan bermain untuk klub KMSK Deinze.***












