SAMUDERA NEWS- Kericuhan hebat mereda, namun luka yang tergores dalam bentrokan antara dua kelompok pemuda di daerah Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Rabu, 4 Mei 2024, membawa duka yang mendalam. Seorang pelajar, Rizky Abdul Salam Al Qolili, dinyatakan tewas dalam insiden tragis ini. Polisi kini terus menggali fakta-fakta untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi tersebut.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, kejadian itu merupakan hasil dari bentrokan antara dua kelompok remaja di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Kangkung, Telukbetung Selatan. “Dalam kejadian itu, seorang pelajar menjadi korban serangan, menyebabkan Rizky meninggal dunia,” ujar Umi, Sabtu, 4 Mei 2024.
Sementara penyelidikan terus berlangsung, tim gabungan dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung menyisir bukti-bukti dan keterangan tambahan guna mengidentifikasi pelaku. “Polsek Telukbetung Selatan, Polresta Bandar Lampung, didukung oleh Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, tengah berupaya keras untuk menemukan bukti-bukti yang membawa pada identifikasi pelaku,” jelas Umi.
Pihak kepolisian telah menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, termasuk sebilah celurit yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, apakah senjata tajam itu digunakan dalam penyerangan terhadap korban atau tidak masih menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab.
Sementara itu, jenazah Rizky telah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan setelah menjalani proses otopsi di rumah sakit. Duka mendalam menyelimuti keluarga besar SMA Satu Nusa Bandar Lampung, tempat Rizky menimba ilmu. Pihak sekolah pun menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian tragis salah satu siswanya.
Kisah ini menjadi pukulan keras bagi masyarakat Bandar Lampung, yang kembali diingatkan akan bahaya konflik antarremaja di tengah-tengah masyarakat. Semoga tragedi ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersatu menghindari dan menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang damai.***












