SAMUDERA NEWS- Ledakan mengerikan mengguncang PT San Xiong Steel Indonesia, Rabu lalu, mengakibatkan empat pekerja menjadi korban serius. Peristiwa tragis ini terjadi saat mereka sedang melakukan pekerjaan rutin, membakar pelat besi bekas dek kapal.
Menurut keterangan Ketua Serikat Buruh PT San Xiong Steel Indonesia, Hadi Solihin, keempat korban mengalami luka bakar parah di seluruh tubuh mereka. Saat ini, mereka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung.
“Mereka sedang dalam proses membakar pelat besi bekas dek kapal yang memiliki rongga tabung. Tiba-tiba, pelat besi tersebut meledak di atas tungku,” ujar Hadi, menjelaskan kronologi kejadian tragis tersebut, Kamis kemarin.
Hadi menjelaskan bahwa dalam proses pembakaran tersebut, pelat besi dipanaskan hingga mencapai suhu 1.500 derajat Celsius. “Ketika bahan sudah turun ke dasar tungku, ledakan terjadi. Awalnya ledakan kecil, namun cukup terdengar meskipun tidak sampai satu kilometer jauhnya,” tambahnya.
“Namun, ledakan kedua terdengar seperti ban yang meledak dengan keras. Isi dalam tungku, termasuk bahan bekas dan cairannya, melonjak keluar dan mengenai para pekerja,” sambung Hadi, menggambarkan detik-detik mencekam saat ledakan terjadi.
Sementara itu, perwakilan dari perusahaan, Clara selaku HRD PT San Xiong Steel Indonesia, telah mengunjungi para korban di Rumah Sakit Imanuel. Mereka menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan perawatan terbaik dan memastikan pemulihan korban.
“Ibu Clara dan tim K3 dari perusahaan telah memberikan jaminan bahwa korban akan ditangani hingga mereka pulih sepenuhnya. Pihak dari Dinas Tenaga Kerja juga telah turun tangan dalam kasus ini,” tutup Hadi, sambil menunggu perkembangan kesehatan rekan-rekannya yang terluka.***












