SAMUDERA NEWS – Nama Karimun Jawa berasal dari bahasa Jawa, ‘kremun’ yang berarti samar-samar. Dahulu, pelaut dan nelayan tidak bisa melihat jelas gugusan kepulauan ini. Seiring waktu, karena pengucapan ‘kremun’ sulit dilafalkan, akhirnya berubah menjadi Karimun.
Sebagai pulau yang kaya akan objek wisata bahari, Karimun Jawa sering disebut sebagai “Paradise of Java” atau “Maldives of Indonesia.” Banyak wisatawan yang tertarik dengan keindahan pantai dan pulau-pulau di sekitarnya. Terdapat sekitar 12 objek wisata pantai dan pulau yang menjadi daya tarik utama di Karimun Jawa, seperti Pantai Tanjung Gelam, Pantai Anora, Pantai Tanjung Anom, Pulau Menjangan, Pulau Cerama, Pulau Cilik, dan Pulau Geleang.
Berikut adalah dua cara utama menuju Pulau Karimun Jawa:
1. Melalui Semarang
Dari ibukota Jawa Tengah ini, terdapat dua moda transportasi yang bisa digunakan untuk menuju Karimun Jawa:
– Bandara Ahmad Yani
Wings Air adalah satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan ke Karimun Jawa melalui Bandara Ahmad Yani. Namun, jadwal penerbangannya sangat terbatas, hanya satu penerbangan setiap harinya.
– Pelabuhan Tanjung Emas
Pelabuhan ini melayani penyeberangan ke Karimun Jawa dengan kapal ferry KM Kalimutu. Namun, layanan ini hanya tersedia dua kali dalam sebulan. Wisatawan harus menyesuaikan waktu libur mereka dengan jadwal keberangkatan kapal ini. Perjalanan dari pelabuhan ini ke Karimun Jawa memakan waktu sekitar 7 jam.
2. Melalui Jepara
– Kapal Ferry Siginjal
Kapal ini melayani penyeberangan ke Karimun Jawa dari Pelabuhan Kartini empat hari dalam seminggu. Penumpang harus memesan tiket paling lambat 2 jam sebelum keberangkatan karena jumlah tiket yang tersedia sangat terbatas.
– Kapal Express Bahari
Kapal ini melayani penumpang tujuan Karimun Jawa setiap hari Jumat. Kapal ini tidak langsung berangkat dari Semarang ke Karimun Jawa, tetapi sandar terlebih dahulu di Pelabuhan Kartini, Jepara, untuk mengangkut penumpang.
Dengan berbagai pilihan transportasi ini, wisatawan dapat memilih jalur yang sesuai dengan jadwal dan kebutuhan mereka untuk menikmati keindahan Karimun Jawa.***











