SAMUDERA NEWS– Momentum politik di Pringsewu semakin memanas seiring dengan berlangsungnya Uji Publik yang digelar oleh DPC PDIP Pringsewu. Dalam uji tersebut, Maulana M. Lahudin, politisi PKB dan Wakil Ketua 1 DPRD Pringsewu, berhasil mencuri perhatian dengan meraih dukungan tertinggi dari masyarakat.
Uji publik yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 17 Mei 2024 tersebut merupakan inisiatif DPC PDIP Pringsewu untuk mengukur respon serta tanggapan masyarakat terhadap para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu yang mendaftar di partai tersebut. Ketua DPC PDIP Pringsewu, Palgunadi, menjelaskan bahwa uji publik ini menjadi indikator penting dalam menilai popularitas dan keseriusan para calon dalam membangun Pringsewu ke depan.
Dari hasil uji publik yang melibatkan 200 responden dari berbagai lapisan masyarakat dan organisasi, Maulana M. Lahudin berhasil meraih dukungan sebanyak 113, mengungguli pesaingnya dengan selisih yang cukup signifikan. Meskipun PDIP memiliki rekomendasi berdasarkan hasil survei, dukungan yang tinggi bagi Maulana M. Lahudin dalam uji publik ini menunjukkan bahwa popularitasnya di kalangan masyarakat cukup kuat.
Bambang Kurniawan, Sekretaris DPC PDIP Pringsewu, menjelaskan perbedaan antara uji publik dan hasil survei, yang mana rekomendasi dari DPP PDIP lebih mengutamakan hasil survei. Namun demikian, hasil uji publik tetap menjadi faktor penting dalam menentukan popularitas dan elektabilitas seorang calon.
Menyikapi dukungan yang diterimanya, Maulana M. Lahudin menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Meskipun tidak mengetahui secara langsung siapa yang mendukungnya karena kerahasiaan identitas pengirim, namun respon yang positif ini menjadi motivasi baginya untuk terus bersama-sama dengan masyarakat membangun Kabupaten Pringsewu ke arah yang lebih baik.
Dengan hasil uji publik yang menguntungkan baginya, Maulana M. Lahudin siap memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan elektabilitasnya dalam persaingan Pilkada Pringsewu mendatang.***












