SAMUDERA NEWS – TikTok, yang pertama kali dirilis pada tahun 2016 dengan nama Douyin di Tiongkok, terus meraih popularitas global. Aplikasi ini, yang didirikan oleh Zhang Yiming melalui perusahaannya, ByteDance, resmi masuk ke Indonesia setahun setelah peluncurannya.
Popularitas TikTok terus melonjak karena kemudahan yang ditawarkannya bagi kreator untuk membuat konten. Banyak yang memanfaatkan TikTok sebagai media promosi hingga menjadi sumber penghasilan. Seiring dengan peningkatan popularitasnya, permintaan untuk fitur-fitur tambahan pun semakin meningkat, termasuk cara untuk menyimpan video tanpa watermark.
Watermark TikTok, yang berbentuk logo tulisan, menjadi kendala bagi sebagian pengguna yang ingin mengoleksi atau membagikan video tanpa watermark. Berikut ini adalah dua cara untuk menyimpan video TikTok tanpa watermark:
1. Menggunakan Browser
Cara ini hemat kuota dan tidak memerlukan aplikasi tambahan.
- Buka akun TikTok dan cari video yang ingin disimpan.
- Tap ikon titik tiga di sebelah kanan layar, pilih ‘Bagikan’, lalu pilih ‘Salin Tautan’.
- Buka browser dan kunjungi situs ssstiktok.io.
- Tempel tautan yang telah disalin ke kolom yang tersedia di situs tersebut, lalu klik ‘Download’.
- Pilih opsi ‘Without Watermark’ untuk mengunduh video tanpa watermark.
- Buka video yang telah diunduh untuk memastikan tidak ada watermark.
2. Menggunakan Aplikasi
Cara lain adalah menggunakan aplikasi SnapTik.
- Unduh aplikasi SnapTik dari Playstore.
- Buka akun TikTok dan pilih video yang ingin disimpan.
- Tap ikon ‘Bagikan’ atau ‘Share’, lalu pilih ‘Salin Tautan’.
- Buka aplikasi SnapTik dan tempel tautan di kolom URL, lalu pilih ‘Download Video (No Watermark)’.
- Tunggu hingga proses pengunduhan selesai.
Pentingnya Menghargai Kreator
Meskipun menyimpan video TikTok tanpa watermark tidak direkomendasikan, menambahkan kredit kepada kreator video sangat penting sebagai bentuk penghargaan terhadap karya mereka. Dengan memberikan credit title, kita turut menghormati hak cipta dan kreativitas orang lain.***












