Trauma dan Bayangan Masa Depan (Trauma and Shadows of the Future)
SAMUDERA NEWS – Episode 10 dibuka dengan Denji, Akari, dan Shota yang masih memulihkan diri setelah pertarungan sengit melawan Iblis Kadal. Meskipun menang, pertarungan tersebut meninggalkan trauma bagi mereka. Denji teringat saat dirinya hampir dikalahkan. Akari dihantui oleh gambaran kehancuran kota. Shota mempertanyakan kemampuan mereka menghadapi iblis yang semakin kuat.
Makima mengumpulkan “The Crowd” dan memuji keberanian mereka dalam menghadapi Iblis Kadal. Namun, dia juga mengingatkan mereka bahwa pertarungan melawan iblis tidak akan pernah mudah. Makima menawarkan konseling untuk membantu mereka mengatasi trauma. Denji menolak, ingin cepat kembali berlatih dan menjadi lebih kuat. Akari ragu-ragu, namun akhirnya menerima tawaran konseling. Shota, meski terlihat tenang, diam-diam mendaftarkan diri untuk sesi konseling.
Sementara itu, berita kemenangan “The Crowd” menyebar ke seluruh penjuru dunia pemburu iblis. Beberapa pemburu iblis senior memuji kerja sama tim mereka, namun ada juga yang meragukan kemampuan Denji sebagai pemimpin tim. Makima, yang mengamati reaksi para pemburu iblis lain, terlihat tersenyum penuh arti.
Di sesi konseling, Akari mulai bisa menerima trauma yang dialaminya. Dia bertekad untuk menjadi pemburu iblis yang lebih kuat dan melindungi orang lain. Shota, melalui konseling, menyadari bahwa dirinya terbebani dengan ekspektasi sebagai perencana tim. Dia memutuskan untuk lebih terbuka dan berkomunikasi dengan rekan timnya.
Episode berlanjut dengan Denji yang berlatih sendirian. Dia terus memikirkan pertarungan melawan Iblis Kadal dan potongan ekor iblis yang bercahaya. Denji merasa ada yang disembunyikan oleh Makima dan Public Safety. Dia curiga Public Safety memiliki agenda tersembunyi terkait iblis.
Di akhir episode, Denji, Akari, dan Shota kembali menerima misi dari Makima. Kali ini, mereka ditugaskan untuk menginvestigasi aktivitas kelompok pemuja iblis yang dicurigai merencanakan pemanggilan iblis kuat. Denji, Akari, dan Shota berangkat menuju lokasi investigasi. Namun, bayangan potongan ekor iblis yang bercahaya terus menghantui Denji, men暗示 (shìnshì – hinting) kemungkinan bahaya yang lebih besar yang akan mereka hadapi di masa depan.***








