• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Beda Karakter, Beda Strategi: Bernardo Tavares Jago Olah Komunikasi Publik, Paul Munster Terlihat Normatif

MeldabyMelda
17/08/2025
in Berita
Beda Karakter, Beda Strategi: Bernardo Tavares Jago Olah Komunikasi Publik, Paul Munster Terlihat Normatif
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Duel Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra PSM Makassar di Stadion Sumpah Pemuda berakhir imbang 1-1, Sabtu (16/8/2025). Namun, bukan hanya permainan di lapangan yang jadi sorotan, melainkan juga gaya komunikasi dua pelatih kepala: Paul Munster dan Bernardo Tavares.

Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, terlihat enggan membuka ruang komunikasi publik. Dalam konferensi pers pra dan pasca laga, jawabannya cenderung normatif, tanpa elaborasi mendalam. Bahkan, ketika disinggung soal harapan publik Lampung agar Bhayangkara bermain adaptif ala Arsenal, ia hanya menepis singkat:

“Saya tidak peduli Arsenal dan Arteta.”

Sementara itu, usai laga, Munster kembali memberi jawaban aman soal kegagalan lini depan memanfaatkan crossing dari sisi sayap.

BeritaLainnya

Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

“Kami kurang memaksimalkan peluang… hal seperti ini memang terjadi di sepak bola,” ujarnya singkat.

Kontras dengan Munster, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, justru memanfaatkan betul momen konferensi pers. Dengan gaya lugas, gestur tegas, dan intonasi penuh tekanan, ia bukan sekadar menjawab, melainkan mengajak publik merasakan emosi dan keresahannya.

Bernardo bahkan mengingatkan publik pada sosok Jose Mourinho yang kerap memanfaatkan kamera untuk mengkritik wasit. Ia merinci dua momen krusial yang menurutnya merugikan tim: penalti kontroversial dan pelanggaran handsball yang luput dari pengawasan wasit.

ADVERTISEMENT

“Dua momen itu sangat menentukan. Tapi perangkat pertandingan tidak konsisten dalam mengambil keputusan,” tegas Bernardo.

Tak hanya soal teknis, Tavares juga bicara terbuka mengenai keterbatasan finansial klub, bahkan menyebut dua pemain incarannya justru jatuh ke tangan Bhayangkara karena faktor dana. Ia mencontohkan perbedaan antara Pep Guardiola dan Jose Mourinho dalam hal privilese finansial, menjadikannya relevan dengan kondisi PSM saat ini.

Lebih jauh, Bernardo mengaitkan atmosfer stadion dengan jalannya laga. Ia terang-terangan membandingkan stadion sepi Pare-Pare dengan Stadion Sumpah Pemuda yang penuh sesak. Baginya, dukungan suporter bisa menjadi faktor psikologis yang memengaruhi keputusan wasit.

“Atmosfer full stadion memberi tekanan. Saat penonton teriak penalti, itu jadi tekanan bagi wasit. Selamat untuk Bhayangkara yang punya stadion dan atmosfer luar biasa,” ujarnya.

Perbedaan gaya komunikasi keduanya tampak jelas. Paul Munster, meski punya rekam jejak positif – membawa Bhayangkara ke empat besar pada 2019 dan Persebaya ke posisi serupa – lebih memilih sikap kalem dan aman. Sebaliknya, Bernardo Tavares tak ragu menyingkap kekurangan timnya, mengkritik wasit, hingga membangkitkan memori juara PSM 2023 untuk menggalang simpati publik.

Dua pelatih, dua gaya, dua cara memainkan panggung di luar lapangan.***

Source: Alfariezie
Tags: BernardoTavaresBhayangkaraLampungPaulMunsterPSMMakassar
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Bernardo Tavares Kagum Atmosfer Stadion Sumpah Pemuda, Kritik Suporter PSM yang Kosongkan Tribun

Next Post

Malam Renungan Suci Warnai Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan di Lampung Selatan

Related Posts

Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap
Berita

Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap

29/08/2026
Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
Berita

Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi

29/08/2026
Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
Berita

Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD

29/08/2026
Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar
Berita

Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar

29/08/2026
Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama
Berita

Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

29/08/2026
Ari Pahala Hutabarat Bekali Penyair Muda Lampung dengan Teori Puisi T.S. Eliot
Berita

Ari Pahala Hutabarat Bekali Penyair Muda Lampung dengan Teori Puisi T.S. Eliot

29/08/2026
Next Post
Malam Renungan Suci Warnai Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan di Lampung Selatan

Malam Renungan Suci Warnai Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan di Lampung Selatan

41 Anggota Paskibraka Lampung Selatan 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Menara Siger

41 Anggota Paskibraka Lampung Selatan 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Menara Siger

Lautan Api dan Semangat Kemerdekaan Memeriahkan HUT ke-80 RI di Kalianda

Lautan Api dan Semangat Kemerdekaan Memeriahkan HUT ke-80 RI di Kalianda

M. Farycho Abung Kritik SGC: “Simbol Kapitalisme Rakus yang Merampas Ruang Hidup Rakyat”

M. Farycho Abung Kritik SGC: “Simbol Kapitalisme Rakus yang Merampas Ruang Hidup Rakyat”

SMA Negeri 1 Kebun Tebu Peringati HUT ke-80 RI, Teguhkan Semangat dan Prestasi Siswa

SMA Negeri 1 Kebun Tebu Peringati HUT ke-80 RI, Teguhkan Semangat dan Prestasi Siswa

Berita Terkini

  • Modal batu untuk ancam sopir, pelaku curas di Jalinsum Lampung Selatan ditangkap
  • Bengkel Sastra 2026 ditutup, Isbedy dorong peserta terus berlatih menulis puisi
  • Jelang HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan temui pimpinan DPRD
  • Bakar sampah lalu ditinggal, rumah warga di Margodadi Pringsewu terbakar
  • Yinda Ingatkan Ancaman Kepunahan Bahasa Lampung, Penutur Jadi Kunci Utama

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In