• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, November 5, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Desak Pembenahan Polri dan Lembaga Negara, Maklumat Matraman Singgung Pemilu Ulang

MeldabyMelda
05/11/2026
in Berita
Desak Pembenahan Polri dan Lembaga Negara, Maklumat Matraman Singgung Pemilu Ulang
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Kelompok yang mengatasnamakan Maklumat Matraman menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah agar kebijakan negara kembali berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kelompok elite kekuasaan maupun oligarki.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan melalui siaran pers bertajuk “Kembalikan Kedaulatan Rakyat, Wujudkan Pemerintahan yang Berpihak pada Rakyat” yang diterbitkan di Jakarta pada 4 November 2026.

Dalam maklumat itu, mereka menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kenaikan beban ekonomi masyarakat, transparansi program pemerintah, penanganan kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga persoalan dugaan penyadapan ilegal.

BeritaLainnya

Keterangan Ririn Kuswantari dan Hermawan Eriadi Berbeda soal Dugaan Penyerahan Uang Rp50 Juta dalam Sidang PI 10 Persen

Bakauheni Jadi Jalur Penyelundupan, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Kilogram Sabu

Kelompok tersebut juga meminta pemerintah melakukan pembenahan terhadap institusi negara dan menegaskan bahwa apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, mereka mendorong pelaksanaan pemilihan umum ulang.

Tuntut Harga Kebutuhan Pokok Turun dan Beban Rakyat Dikurangi

ADVERTISEMENT

Dalam tuntutan pertama, Maklumat Matraman meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan tidak membebani masyarakat dengan kebijakan pajak.

Mereka menilai pemerintah perlu lebih mengutamakan daya beli masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Menurut kelompok tersebut, kebijakan ekonomi seharusnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas, terutama dalam menghadapi tekanan biaya hidup.

Mereka juga meminta agar program Danantara dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dihentikan sementara selama dinilai belum memiliki transparansi, akuntabilitas, dan mekanisme pengawasan yang memadai.

Desak Pertanggungjawaban atas Keracunan MBG dan Karhutla

Maklumat Matraman turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya kasus keracunan yang dialami sejumlah anak.

Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto bertanggung jawab atas persoalan tersebut. Selain itu, kelompok ini juga menyinggung dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk paparan karbon dan risiko kesehatan yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

Dalam pernyataannya, mereka menghendaki agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap keselamatan masyarakat dan memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas persoalan tersebut dimintai pertanggungjawaban.

Minta Polri Netral dan Usut Dugaan Penyadapan Ilegal

Di bidang penegakan hukum, Maklumat Matraman meminta Kapolri mengembalikan marwah Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Mereka menuntut agar institusi kepolisian bersikap netral dan tidak menjadi alat kepentingan politik praktis maupun kekuasaan.

Kelompok tersebut juga mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan menangkap pihak yang disebut sebagai pemberi perintah.

Menurut mereka, dugaan pelanggaran terhadap hak privasi dan kebebasan masyarakat tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum.

Selain itu, maklumat tersebut memuat tudingan terhadap Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah pihak yang mereka sebut sebagai gerombolannya. Mereka menggunakan istilah subversif dan makar serta meminta dugaan perbuatan tersebut ditindak sesuai ketentuan hukum.

Pernyataan tersebut merupakan tuduhan dan tuntutan dari kelompok pembuat maklumat, bukan kesimpulan hukum mengenai adanya tindak pidana.

Minta Orang-Orang Jokowi Dibersihkan dari Lembaga Negara

Tuntutan lainnya adalah meminta pemerintah membersihkan orang-orang yang mereka identifikasi sebagai bagian dari lingkaran Jokowi dari berbagai lembaga negara.

Lembaga yang disebut meliputi kabinet pemerintahan, Polri, TNI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, serta lembaga negara lainnya, termasuk jajaran komisaris badan usaha milik negara (BUMN).

Maklumat Matraman juga menyerukan pengembalian jati diri bangsa Indonesia sebagai negara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

Mereka menginginkan pemerintahan yang dinilai adil, bersih, bermartabat, serta mampu menjamin kemerdekaan rakyat.

Ultimatum Pemerintah, Dorong Pemilu Ulang

Pada bagian akhir pernyataannya, Maklumat Matraman meminta seluruh tuntutan tersebut segera ditindaklanjuti pemerintah.

Mereka bahkan menyampaikan pilihan politik berupa dorongan pelaksanaan pemilu ulang apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapatkan tindak lanjut.

“Kedaulatan berada di tangan rakyat. Ayo Bung rebut kembali,” demikian seruan yang tercantum dalam maklumat tersebut.

Pernyataan sikap itu ditandatangani oleh lima orang, yakni Edysa Girsang yang mencantumkan afiliasi Kertanegara dan Front Jakarta; Bambang Sri Pujo dari Unkris; Josh Napitupulu dan Togi yang mencantumkan Trisakti; serta Toni Chenimo yang mencantumkan Tunas Patria, Front Kota, dan Volksfront.

Melalui maklumat tersebut, kelompok ini menyampaikan kritik terhadap arah kebijakan pemerintah dan meminta negara kembali menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: Danantaradugaan penyadapan ilegalKedaulatan RakyatKopdes Merah PutihListyo Sigit PrabowoMaklumat Matramanpemilu ulangPOLRIPrabowo SubiantoProgram MBGtuntutan Maklumat Matraman
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Keterangan Ririn Kuswantari dan Hermawan Eriadi Berbeda soal Dugaan Penyerahan Uang Rp50 Juta dalam Sidang PI 10 Persen

Related Posts

Keterangan Ririn Kuswantari dan Hermawan Eriadi Berbeda soal Dugaan Penyerahan Uang Rp50 Juta dalam Sidang PI 10 Persen
Berita

Keterangan Ririn Kuswantari dan Hermawan Eriadi Berbeda soal Dugaan Penyerahan Uang Rp50 Juta dalam Sidang PI 10 Persen

05/11/2026
Bakauheni Jadi Jalur Penyelundupan, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Kilogram Sabu
Berita

Bakauheni Jadi Jalur Penyelundupan, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Kilogram Sabu

05/11/2026
Ridwan GEMA PUAN Usulkan Dua Opsi Politik: Pergantian Wapres atau Pemilu Ulang 2027
Berita

Ridwan GEMA PUAN Usulkan Dua Opsi Politik: Pergantian Wapres atau Pemilu Ulang 2027

05/11/2026
Bakauheni Disorot dalam Pengungkapan Narkoba, Polda Lampung Sita 61,9 Kg Sabu
Berita

Bakauheni Disorot dalam Pengungkapan Narkoba, Polda Lampung Sita 61,9 Kg Sabu

04/11/2026
Henry Keberatan Heri Wardoyo Hadir Saat Hermawan dan Budi Bersaksi, Ini Alasannya
Berita

Henry Keberatan Heri Wardoyo Hadir Saat Hermawan dan Budi Bersaksi, Ini Alasannya

04/11/2026
Program IKAN Diperkuat, BNNK Lampung Selatan Fokus Bangun Ketahanan Pelajar
Berita

Program IKAN Diperkuat, BNNK Lampung Selatan Fokus Bangun Ketahanan Pelajar

04/11/2026

Berita Terkini

  • Desak Pembenahan Polri dan Lembaga Negara, Maklumat Matraman Singgung Pemilu Ulang
  • Keterangan Ririn Kuswantari dan Hermawan Eriadi Berbeda soal Dugaan Penyerahan Uang Rp50 Juta dalam Sidang PI 10 Persen
  • Bakauheni Jadi Jalur Penyelundupan, Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Kilogram Sabu
  • Ridwan GEMA PUAN Usulkan Dua Opsi Politik: Pergantian Wapres atau Pemilu Ulang 2027
  • Nightwin Account Security Best Practices for New Players

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In