• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, July 9, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Diduga Pemaksaan Mark Up Anggaran Puskesmas

MeldabyMelda
06/01/2026
in Berita
Diduga Pemaksaan Mark Up Anggaran Puskesmas
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Praktik pengelolaan anggaran kembali jadi sorotan publik. Kali ini, dugaan pemaksaan mark up anggaran mencuat dari lingkungan puskesmas di Kota Bandar Lampung, melibatkan kepala puskesmas yang disebut menekan jajarannya untuk ikut dalam skema tersebut. Isu ini dinilai penting karena menyangkut integritas layanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Informasi yang beredar menyebutkan, kepala puskesmas diduga meminta bawahannya membantu melakukan percobaan mark up anggaran kegiatan. Dugaan ini memicu perhatian publik karena puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang mengandalkan fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Praktisi hukum Hendri Adriansyah SH, MH menilai, dugaan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, jika benar terjadi, praktik mark up anggaran sudah masuk dalam kategori tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

BeritaLainnya

Realisasi PAD Lampung Timur Dibandingkan, Apa Bedanya Era Ela Siti Nuryamah dan M. Dawam Rahardjo?

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Penipuan Identitas

“Cikal bakalnya kan mark up, itu sudah masuk unsur korupsi,” ujar Hendri menanggapi dugaan tersebut. Pernyataan ini menegaskan bahwa sejak tahap perencanaan anggaran, penyimpangan sudah bisa dinilai sebagai perbuatan melawan hukum jika dilakukan secara sengaja.

Dugaan ini juga mengingatkan publik pada status puskesmas yang telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD. Dengan status tersebut, puskesmas memiliki kewenangan lebih luas dalam mengelola anggaran dan pendapatan, termasuk dana yang bersumber dari Bantuan Operasional Kesehatan dan pendapatan BLUD itu sendiri.

ADVERTISEMENT

Kewenangan ini di satu sisi memberi fleksibilitas untuk meningkatkan kualitas layanan. Namun di sisi lain, tanpa pengawasan yang kuat, ruang ini berpotensi disalahgunakan. Lemahnya kontrol internal dan eksternal bisa membuka celah praktik koruptif, bahkan di level institusi pelayanan kesehatan paling dasar.

Dalam konteks ini, dugaan pemaksaan mark up anggaran bukan hanya soal pelanggaran administrasi, tetapi juga soal relasi kuasa di tempat kerja. Jika pimpinan menekan bawahan, risiko yang muncul bukan hanya kerugian negara, tetapi juga iklim kerja yang tidak sehat dan penuh ketakutan.

Publik pun berharap Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung tidak tinggal diam. Pengawasan terhadap pengelolaan anggaran di setiap puskesmas dinilai perlu diperketat, terutama bagi puskesmas yang berstatus BLUD dengan kewenangan finansial yang lebih besar.

Selain pengawasan, pembinaan terhadap para kepala puskesmas juga menjadi kunci. Harapannya, posisi pimpinan tidak justru digunakan untuk menyeret jajaran ke dalam praktik yang berpotensi melanggar hukum dan merugikan kepentingan publik.

Ke depan, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran puskesmas menjadi isu yang tak bisa ditawar. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik sangat bergantung pada bagaimana dana dikelola secara jujur dan bertanggung jawab.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Dugaan KorupsiHendri AdriansyahKepala PuskesmasLayanan Kesehatan PublikPengawasan Pemerintah Daerahpengelolaan anggaran
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Next Post

Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Related Posts

Realisasi PAD Lampung Timur Dibandingkan, Apa Bedanya Era Ela Siti Nuryamah dan M. Dawam Rahardjo?
Berita

Realisasi PAD Lampung Timur Dibandingkan, Apa Bedanya Era Ela Siti Nuryamah dan M. Dawam Rahardjo?

09/07/2026
Bagaimana Polisi Menangani Kasus Penipuan Identitas
Berita

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Penipuan Identitas

09/07/2026
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan, Ketua DPRD Lampung Selatan Nyatakan Dukungan Penuh
Berita

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan, Ketua DPRD Lampung Selatan Nyatakan Dukungan Penuh

08/07/2026
Pemkab Lampung Selatan Hidupkan Kembali L2WARK, Bupati Egi Bidik Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Berita

Pemkab Lampung Selatan Hidupkan Kembali L2WARK, Bupati Egi Bidik Dampak Ekonomi dan Pariwisata

08/07/2026
Pemkab Pringsewu Siapkan Rp7,6 Miliar untuk Bangun Jalur Dua, Ini Lokasi Proyeknya
Berita

Pemkab Pringsewu Siapkan Rp7,6 Miliar untuk Bangun Jalur Dua, Ini Lokasi Proyeknya

08/07/2026
Hendra Wijaya Mega: Tidak Boleh Ada Lagi Birokrasi Berbelit dalam Pelayanan Perizinan
Berita

Hendra Wijaya Mega: Tidak Boleh Ada Lagi Birokrasi Berbelit dalam Pelayanan Perizinan

08/07/2026
Next Post
Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Mediasi sebagai Solusi Sengketa Perdata yang Efektif

Mediasi sebagai Solusi Sengketa Perdata yang Efektif

Promosi Jadi Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Ini Prestasi Kompol I Made Indra Wijaya

Promosi Jadi Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Ini Prestasi Kompol I Made Indra Wijaya

Gerebek Rumah di Kalianda, Polda Lampung Tangkap Pengedar dan Sita 13 Kg Ganja

Gerebek Rumah di Kalianda, Polda Lampung Tangkap Pengedar dan Sita 13 Kg Ganja

Warga Tanya Teknis P2KM, Puskesmas dan Dinkes Kapan Siap Klarifikasi?

Warga Tanya Teknis P2KM, Puskesmas dan Dinkes Kapan Siap Klarifikasi?

Berita Terkini

  • Realisasi PAD Lampung Timur Dibandingkan, Apa Bedanya Era Ela Siti Nuryamah dan M. Dawam Rahardjo?
  • Bagaimana Polisi Menangani Kasus Penipuan Identitas
  • Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan, Ketua DPRD Lampung Selatan Nyatakan Dukungan Penuh
  • Pemkab Lampung Selatan Hidupkan Kembali L2WARK, Bupati Egi Bidik Dampak Ekonomi dan Pariwisata
  • Inggris Siapkan Senjata Baru Hadapi Norwegia, Tuchel Diprediksi Pakai Formasi 3-5-2

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In