SAMUDERA NEWS— Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) terus meneguhkan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung pemerintah, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Kepolisian dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Komitmen ini ditegaskan dalam penutupan *Sosialisasi Pendampingan dan Workshop Penggiat Anti Narkoba Multistakeholders Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Tulang Bawang.
Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menyoroti kondisi Indonesia yang menjadi salah satu target utama perdagangan narkotika internasional. “Ganja, ekstasi, dan sabu adalah jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Presiden RI, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, telah menyatakan perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ungkap Tony.
Empat Strategi Utama P4GN
Tony menekankan perlunya pendekatan terpadu dan berkelanjutan melalui empat metode utama:
1. Preemtif
Mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk membangun kesadaran sejak dini.
2. Preventif
Mengawasi jalur masuk narkoba seperti pelabuhan tikus, bandara, dan perbatasan. “Partisipasi masyarakat pesisir dan razia tempat rawan transaksi narkoba sangat diperlukan,” tambahnya.
3. Represif
Penegakan hukum tegas sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Produsen, sindikat, dan pengedar narkoba adalah musuh bangsa. Mereka harus dihukum berat, termasuk hukuman mati, untuk memberi efek jera,” tegas Tony.
4. Rehabilitasi
Menyediakan layanan terpadu untuk rehabilitasi medis, psikis, dan sosial bagi para pecandu agar bisa kembali produktif.
Kampung Bersinar: Upaya Bersama Menuju Indonesia Bebas Narkoba
Kegiatan Workshop Penggiat Anti Narkoba ini diselenggarakan oleh DPD GRANAT Lampung bersama BNN Provinsi Lampung, FISIP Universitas Lampung, dan Pemda Tulang Bawang. Acara yang berlangsung sejak 11 Desember 2024 di Hotel Grand Sekuntum, Bandar Lampung, diikuti 80 peserta lintas sektor, termasuk ASN, TNI, tokoh masyarakat, dan pemuda.
Pj. Bupati Tulang Bawang, Ir. Ferli Yuledi, secara resmi membuka acara ini, didampingi Kepala BNN Lampung, Brigjen Pol Budi Wibowo, serta Ketua DPD GRANAT, H. Tony Eka Candra. Narasumber terdiri dari berbagai pihak, termasuk akademisi, aparat kepolisian, dan konselor anti-narkoba.
Tony optimis, kolaborasi yang masif dan berkesinambungan ini mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkoba sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam P4GN. “Jika seluruh komponen bangsa bersatu, cita-cita Indonesia bebas narkoba akan terwujud,” pungkasnya.
Dukungan Penuh dari Semua Pihak
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dukungan penuh dari Pemda Tulang Bawang. GRANAT berharap Kampung Bersinar bisa menjadi model yang direplikasi ke seluruh wilayah Indonesia, mendorong kehidupan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.***












