• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Haidar Alwi Serukan Aksi Nasional: Indonesia Harus Bangkit dari Tambang Rakyat untuk Kuasai Tanah Jarang

MeldabyMelda
31/07/2025
in Berita
Logam Tanah Jarang: Tiket Emas Indonesia Menuju Kedaulatan Teknologi
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS — Dunia tengah menghadapi potensi krisis logam tanah jarang (rare earth elements/REE) yang menjadi tulang punggung teknologi masa depan: kendaraan listrik, turbin angin, senjata pertahanan, hingga satelit. Dan saat negara-negara besar berebut akses, Indonesia justru masih berkutat di ranah koordinasi birokrasi.

R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, memperingatkan bahwa Indonesia tak bisa lagi menunggu. Ia merujuk pada laporan terbaru McKinsey & Company yang memprediksi lonjakan kebutuhan neodymium dan praseodymium dari 59.000 ton (2022) menjadi 176.000 ton pada 2035. Ironisnya, suplai dunia hanya mampu memenuhi 70% kebutuhan tersebut.

“Kalau McKinsey sudah menghitung dengan data global, kita tidak bisa lagi berpura-pura tidak tahu. Kita harus mulai dari bawah—dari tambang rakyat yang kita miliki,” tegas Haidar.


Krisis Global, Peluang Nasional

China saat ini menguasai lebih dari 60% produksi dan 80% proses pemurnian tanah jarang dunia. Ketika negara-negara Barat panik memperkuat pasokannya, Indonesia belum memiliki cetak biru nasional yang konkret.

BeritaLainnya

Perjanjian Pranikah: Apa yang Harus Diketahui Pasangan

IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral

“Negara lain sudah bicara soal circular economy, kita bahkan belum mulai dari ekonomi linier. Jangan sampai kita hanya jadi penonton saat dunia krisis,” kritik Haidar.


Solusi: Legalitas untuk Tambang Rakyat, Riset Lokal, dan Lompatan Teknologi

Menurut Haidar, solusi bukan hanya membangun smelter raksasa, tapi membuka jalur legal bagi tambang rakyat. Lokasi seperti Bangka Belitung, Kalbar, dan Sulawesi memiliki mineral ikutan REE yang selama ini dianggap limbah.

“Berikan IPR (Izin Pertambangan Rakyat), latih teknologinya, dampingilah dengan riset lokal. Itulah cara membangun kedaulatan dari akar rumput,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan Badan Nasional Rare Earth (BNRE) yang mengatur eksplorasi, pemurnian, hingga daur ulang magnet REE dari limbah industri teknologi dan elektronik bekas.

ADVERTISEMENT

Membangun dari Kaki Sendiri

Indonesia, kata Haidar, memiliki semua prasyarat: bahan mentah, SDM tambang, dan potensi hilirisasi. Namun tanpa kemauan politik dan roadmap nasional, negeri ini akan kembali hanya menjual mentah dan membeli mahal.

“Tanah jarang bukan sekadar tambang, ini tentang kedaulatan masa depan. Kalau McKinsey sudah bicara defisit, saatnya kita bicara keberanian. Mulailah dari tambang rakyat. Di sanalah teknologi bangsa bisa berdiri di atas kaki sendiri,” tutup Haidar dengan tegas.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: HaidarAlwiKedaulatanTeknologiMcKinseyREERareEarthIndonesiaTambangRakyat
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Ops Patuh Krakatau 2025: Jaga Mental Personel, Polres Lampung Selatan Gelar Tes Psikologi Senpi

Next Post

Erosi Kembali Landa Ruas Jalan Wisata Ketapang, Material Longsor Dievakuasi Sejak Dini Hari

Related Posts

Perjanjian Pranikah: Apa yang Harus Diketahui Pasangan
Berita

Perjanjian Pranikah: Apa yang Harus Diketahui Pasangan

28/05/2026
IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral
Berita

IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral

27/05/2026
RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang
Berita

RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang

27/05/2026
Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong
Berita

Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong

27/05/2026
Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap
Berita

Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap

27/05/2026
Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di MPP
Berita

Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di MPP

27/05/2026
Next Post
Erosi Kembali Landa Ruas Jalan Wisata Ketapang, Material Longsor Dievakuasi Sejak Dini Hari

Erosi Kembali Landa Ruas Jalan Wisata Ketapang, Material Longsor Dievakuasi Sejak Dini Hari

PD IWO Lampung Utara Perkuat Sinergi Lewat Kunjungan ke Badan Kesbangpol

PD IWO Lampung Utara Perkuat Sinergi Lewat Kunjungan ke Badan Kesbangpol

Program MBG Diharapkan Tekan Stunting di Kecamatan Panjang, Lampung

Program MBG Diharapkan Tekan Stunting di Kecamatan Panjang, Lampung

Partai NasDem Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Gunung Doh dan Banding, Tanggamus

Partai NasDem Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Gunung Doh dan Banding, Tanggamus

Negara Harus Hadir, Bukan Mengintimidasi: LBH dan Kanwil Kemenkum Lampung Gelar Penyuluhan Hukum di Tengah Konflik Agraria Anak Tuha

Negara Harus Hadir, Bukan Mengintimidasi: LBH dan Kanwil Kemenkum Lampung Gelar Penyuluhan Hukum di Tengah Konflik Agraria Anak Tuha

Berita Terkini

  • Perjanjian Pranikah: Apa yang Harus Diketahui Pasangan
  • IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral
  • RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang
  • Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong
  • Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In