• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

JPU Tuding Nadiem Makarim Raup Rp 809,5 Miliar dari Proyek Chromebook

MeldabyMelda
17/12/2025
in Berita
JPU Tuding Nadiem Makarim Raup Rp 809,5 Miliar dari Proyek Chromebook
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyoroti dugaan keterlibatan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam kasus pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek. Surat dakwaan ini dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Selasa, 16 Desember 2025, terkait kasus yang menyeret Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek periode 2020–2021.

Dalam dakwaannya, JPU menyebut Nadiem diduga memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809,5 miliar dari proyek pengadaan tersebut. Dakwaan juga menyoroti Sri Wahyuningsih sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Direktorat Sekolah Dasar yang ikut bertanggung jawab atas proses pengadaan. “Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp 809,5 miliar,” tegas JPU di persidangan.

JPU menjelaskan, proyek pengadaan Chromebook dan CDM pada tahun anggaran 2020–2022 tidak sesuai dengan perencanaan dan prinsip pengadaan barang dan jasa. Evaluasi harga dan survei kebutuhan yang memadai disebut tidak dilakukan. Akibatnya, laptop yang diadakan tidak optimal untuk mendukung proses belajar mengajar, terutama di wilayah 3T (Terluar, Tertinggal, dan Terdepan), karena kebutuhan jaringan internet yang belum merata di daerah tersebut.

BeritaLainnya

Dinas PUPR Mulai Garap Rigid Beton Jalan Pelita, Anggaran Rp900 Juta

Pelayanan Publik yang Diskriminatif

Lebih jauh, JPU menuturkan bahwa Sri Wahyuningsih bersama Nadiem, Ibrahim Arief alias IBAM, Mulyatsyah, dan Jurist Tan—yang saat ini masih buron—diduga menyusun kajian dan analisis kebutuhan peralatan TIK untuk program digitalisasi pendidikan. Kajian ini diduga tidak berdasarkan identifikasi kebutuhan riil di lapangan, sehingga menyebabkan kegagalan implementasi di sejumlah sekolah dasar dan menengah, khususnya di wilayah 3T. “Penyusunan kajian dan analisa kebutuhan tersebut tidak berdasarkan identifikasi kebutuhan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, sehingga mengalami kegagalan khususnya di daerah 3T,” ujar JPU.

Kerugian negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp 2,18 triliun. Rinciannya, selisih kemahalan harga pengadaan laptop Chromebook mencapai Rp 1,57 triliun, sedangkan pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang dinilai tidak diperlukan dan tidak bermanfaat menelan biaya USD 44,05 juta atau setara sekitar Rp 621,38 miliar.

ADVERTISEMENT

Kasus ini menunjukkan kompleksitas pengadaan teknologi pendidikan di era digitalisasi, sekaligus menyoroti pentingnya pengawasan internal dan perencanaan yang matang. JPU menegaskan bahwa pihak-pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai ketentuan. “Proses pengadaan yang tidak transparan dan menguntungkan pihak tertentu akan ditindak tegas sesuai hukum,” kata JPU sebagai penegasan dalam persidangan.

Kasus ini masih akan bergulir di pengadilan Tipikor Jakarta, dengan fokus pada dugaan perbuatan melawan hukum yang diduga merugikan keuangan negara dalam skala besar. Penanganan kasus ini juga menjadi perhatian publik karena melibatkan mantan pejabat tinggi di bidang pendidikan, yang semestinya bertanggung jawab terhadap kebijakan strategis digitalisasi sekolah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: 18 TriliunDugaan Korupsi KemendikbudristekJPU Tipikor JakartaKasus Chromebook KemendikbudristekKerugian Negara Rp 2Nadiem Makarim TersangkaProyek Laptop ChromebookSri Wahyuningsih
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Ijazah Lulusan Akbid Wira Buana Tertahan Tiga Tahun

Next Post

Tiga Pejabat Ungkap Masalah Legalitas SMA Siger Bandar Lampung

Related Posts

Dinas PUPR Mulai Garap Rigid Beton Jalan Pelita, Anggaran Rp900 Juta
Berita

Dinas PUPR Mulai Garap Rigid Beton Jalan Pelita, Anggaran Rp900 Juta

28/08/2026
Pelayanan Publik yang Diskriminatif
Berita

Pelayanan Publik yang Diskriminatif

28/08/2026
Bukan Sekadar Forum, 16 SMK Swasta Kota Metro Dorong Pendidikan Vokasi Makin Berkualitas
Berita

Bukan Sekadar Forum, 16 SMK Swasta Kota Metro Dorong Pendidikan Vokasi Makin Berkualitas

28/08/2026
Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton
Berita

Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton

27/08/2026
Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro
Berita

Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro

27/08/2026
Konsorsium Gerakan Solidaritas Pekerja Lokal Kecam PHK Sepihak Star Energy
Berita

Konsorsium Gerakan Solidaritas Pekerja Lokal Kecam PHK Sepihak Star Energy

27/08/2026
Next Post
Tiga Pejabat Ungkap Masalah Legalitas SMA Siger Bandar Lampung

Tiga Pejabat Ungkap Masalah Legalitas SMA Siger Bandar Lampung

Mourinho Kembali ke Benfica, Proyek Juara Dimulai Lagi

Mourinho Kembali ke Benfica, Proyek Juara Dimulai Lagi

Enam Ketua PKK Kecamatan Dilantik, Tanggamus Siap Jalankan Rakernas X

Enam Ketua PKK Kecamatan Dilantik, Tanggamus Siap Jalankan Rakernas X

BPN Pringsewu Perkuat Akurasi Data Lewat Pelatihan GNSS

BPN Pringsewu Perkuat Akurasi Data Lewat Pelatihan GNSS

Musda XI Golkar Lampung Selatan Tegaskan Konsolidasi dan Kepemimpinan Baru

Musda XI Golkar Lampung Selatan Tegaskan Konsolidasi dan Kepemimpinan Baru

Berita Terkini

  • Dinas PUPR Mulai Garap Rigid Beton Jalan Pelita, Anggaran Rp900 Juta
  • Pelayanan Publik yang Diskriminatif
  • Bukan Sekadar Forum, 16 SMK Swasta Kota Metro Dorong Pendidikan Vokasi Makin Berkualitas
  • Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton
  • Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In