SAMUDERA NEWS — Ajang selancar bergengsi World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025 tak hanya jadi pusat perhatian dunia olahraga, tetapi juga menjadi fokus utama pengamanan di Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika memimpin langsung monitoring Operasi Tuhuk Krakatau 2025, memastikan keamanan dan kelancaran event internasional tersebut di Pantai Nyimbor, Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (12/6/2025).
Didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, Dansat Brimob Polda Lampung, dan jajaran, Kapolda memantau kesiapan personel di Command Center, pusat kendali operasi yang mengoordinasikan seluruh satuan pengamanan, termasuk komunikasi dan respons cepat di lapangan.
Setelahnya, rombongan Kapolda bergerak ke area utama lomba. Mereka meninjau langsung pertandingan di kategori QS 6000 Mens, QS 6000 Womens, hingga Wild Card, sekaligus memantau kondisi keamanan bagi atlet, official, dan ribuan penonton yang memadati lokasi.
“Kami berkolaborasi penuh dengan TNI untuk memastikan event internasional ini berjalan aman, lancar, dan sukses. Ini bentuk komitmen kami mendukung pariwisata dan nama baik Lampung di mata dunia,” tegas Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika di sela peninjauan.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang antusias menyambut event tersebut, dan berpesan agar tetap menjaga keamanan, kenyamanan, serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“WSL Krui Pro bukan hanya kebanggaan Lampung, tapi juga peluang besar untuk mengangkat sektor pariwisata kita. Sinergi TNI-Polri akan terus kita kuatkan demi keberhasilan acara dan citra positif daerah,” tambahnya.
Monitoring ini menegaskan keseriusan Polda Lampung dalam menjaga nama baik daerah sekaligus mendukung percepatan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pesisir Barat, yang kini semakin dikenal sebagai surga selancar kelas dunia.***












