SAMUDERA NEWS— Momentum bulan Syawal benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (KKG PAI SD) Kabupaten Lampung Tengah. Pada Rabu (16/4), mereka menggelar kegiatan Halal Bi Halal di RM Pindang Sehat, yang tak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tapi juga forum penting untuk mempererat sinergi antar-pengurus dari kabupaten hingga kecamatan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kasi PAI Kemenag Lampung Tengah H. Muslim Umar, M.M., Ketua KKG PAI SD Kabupaten Kalimi, S.Pd.I., serta Ketua DPD AGPAII Lampung Tengah Tuti Alwiyah, M.Pd.I. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai diskusi dan silaturahmi antar-guru.
Dalam laporannya, Kalimi menegaskan bahwa program kerja KKG PAI di periode kedua ini mengalami kemajuan pesat. “Semua berkat semangat kolaboratif para pengurus. Banyak program yang kini terlaksana lebih optimal,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, H. Muslim Umar menyampaikan salam dan permohonan maaf lahir batin dari Kepala Kemenag Lampung Tengah yang berhalangan hadir. Ia juga memaparkan sejumlah progres penting, salah satunya terkait pelaksanaan PPG. “Dari skema infak muqayyad bersama UIN Lampung, 177 guru PAI telah lulus 100%. Kita juga tengah memfasilitasi PPG APBN untuk 114 guru, walau masih ada 487 yang menunggu giliran,” jelasnya.
Tak hanya itu, isu krusial lain yang turut dibahas adalah nasib para guru PAI dan Hindu ASN bersertifikat yang hingga kini belum menerima THR TPG dan Gaji ke-13. Koordinasi telah dilakukan dengan Pemda dan Dinas Pendidikan, dan diharapkan segera membuahkan hasil.
Ketua DPD AGPAII, Tuti Alwiyah, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya advokasi. “Kami bersurat ke Bupati, DPRD, dan semua pihak terkait. Kita berpegang pada dasar hukum yang jelas, termasuk PP No. 15 Tahun 2023 hingga PP No. 11 Tahun 2025. Hak guru harus diperjuangkan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rencana besar DPD AGPAII: Silaturahmi Akbar sekaligus pengukuhan pengurus di semua jenjang. Karena belum ada iuran anggota, ia berharap kontribusi dan dukungan dari seluruh guru demi suksesnya agenda tersebut.
Bendahara KKG PAI Kabupaten, Sri Wahyuni, S.Pd.I., dan Sekretaris KKG Hartono, S.Pd.I., menyatakan komitmen mendukung kegiatan tersebut dan akan menyosialisasikan ke tingkat kecamatan.
Acara kemudian ditutup dengan salam-salaman, tawa hangat, dan sesi foto bersama. Momen yang menegaskan bahwa kekuatan guru PAI tak hanya ada di ruang kelas, tapi juga dalam persaudaraan dan perjuangan bersama.***











