SAMUDERA NEWS- Beredar kabar Koperasi Merah Putih akan launching pada 25 Agustus 2026.
Namun pihak Dinas Koperasi belum merespon permohonan klarifikasi dan konfirmasi terkait isu tersebut sehingga memantik pertanyaan publik, apakah seluruh koperasi yang menggunakan APBN ini sudah siap berkontribusi?
Permohonan konfirmasi itu tak terlepas dari dari keterangan Kadis Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung pada 21 Januari 2026.
Pihaknya masih melakukan inventarisasi aset milik pemerintah daerah yang memungkinkan sebagai gerai koperasi.
“Saat ini kami masih menginventarisasi aset daerah yang bisa dimanfaatkan. Pemkot memang tidak secara khusus menyediakan lahan untuk pembangunan gerai koperasi, berbeda dengan kondisi di desa yang umumnya memiliki lahan lebih luas,” ujar Riana, melansir jejak digital yang ada.
Namun pihak Dinas Provinsi Lampung yakni Kabid Kelembagaan Koperasi Rahma Dewi Suryani justru senyap sehingga berpotensi menimbulkan isu-isu negatif terkait sebaran informasi Launching Koperasi Merah Putih yang kabarnya berlangsung 25 Agustus mendatang.
Atau justru ada informasi yang sengaja tak boleh publik ketahui oleh pemerintah daerah terkait kesiapan dan sejumlah titik lokasi keberadaan Program Strategis Pemerintahan Prabowo Gibran yang per satu gerainya bisa menerima modal hingga 3 Miliar Rupiah.
Redaksi terbuka bagi pihak yang ingin menambah data dan informasi maupun klarifikasi bagi pihak yang merasa dirugikan atas artikel ini.***












