• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Logam Tanah Jarang: Tiket Emas Indonesia Menuju Kedaulatan Teknologi

MeldabyMelda
31/07/2025
in Berita
Logam Tanah Jarang: Tiket Emas Indonesia Menuju Kedaulatan Teknologi
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS — Di tengah transisi global menuju energi hijau dan dominasi industri teknologi tinggi, Indonesia menyimpan potensi raksasa yang belum dimanfaatkan optimal: logam tanah jarang (rare earth elements/REE). R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menegaskan bahwa REE bukan sekadar komoditas, tapi kunci strategis menuju kemandirian teknologi nasional.

“Jangan kita jual tiket masa depan hanya demi uang cepat hari ini. REE itu bukan milik kita saja, itu warisan untuk anak cucu,” ujar Haidar dalam keterangannya.

Haidar menyoroti bahwa negara-negara besar seperti AS, India, dan Uni Eropa tengah berlomba mengamankan pasokan REE dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sayangnya, Indonesia masih terjebak dalam pola lama: eksplorasi lambat, ekspor mentah, dan minim hilirisasi.

BeritaLainnya

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi

Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan

Padahal berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 228.K/MB.03/MEM.G/2025, Indonesia tercatat memiliki:

  • 136,2 juta ton REE dalam bentuk bijih
  • 118.650 ton dalam bentuk logam

“Kalau kita hanya jadi penyedia bahan mentah, kita akan terus jadi buruh teknologi bangsa lain,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Bangun Rantai Teknologi Berbasis REE

Menurut Haidar, REE seharusnya menjadi fondasi membangun ekosistem industri teknologi nasional. Ia mendorong langkah nyata seperti:

  • Pembentukan Pusat Riset Teknologi REE Nasional
    Melibatkan kampus, BUMN, dan koperasi berbasis teknologi.
  • Zona Hilirisasi Khusus REE
    Untuk pemisahan, pemurnian, dan manufaktur dalam negeri.
  • Koperasi Tambang Teknologi
    Agar rakyat punya akses langsung, bukan hanya sebagai buruh.

Ia juga mengusulkan pembentukan Lembaga Kedaulatan Mineral Strategis, yang fokus menjaga pengelolaan REE agar tetap dalam kendali negara dan berpihak pada rakyat, bebas dari mafia tambang.

“Teknologi tidak boleh hanya datang dari luar. Harus ada juga yang lahir dari dalam,” kata Haidar.

REE di Tangan Pemuda Indonesia

Lebih jauh, Haidar menekankan pentingnya pendidikan tentang REE di sekolah dan kampus. Baginya, generasi muda harus dikenalkan sejak dini pada potensi ini.

“Kalau anak-anak kita bisa paham TikTok dan AI, mereka juga bisa paham REE. Tugas kita mempertemukan tanah dan otak, agar teknologi masa depan lahir dari Indonesia.”

Logam tanah jarang, menurutnya, adalah tiket menuju kedaulatan, bukan komoditas yang boleh dijual murah atau digadaikan pada investasi tanpa transfer teknologi.

“Indonesia bukan negara kecil. Kita besar karena tanah ini kaya. Tapi akan lebih besar kalau generasi mudanya berani bermimpi dan membangunnya sendiri,” pungkasnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: HaidarAlwiKemandirianTeknologiLogamTanahJarang
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Praktisi Pendidikan Soroti Disdikbud Lampung: Diamkan SMA Ilegal, Nasib Siswa Terkatung-Katung

Next Post

Gerbang Tani: Pasal 33 Bukan Sekadar Teks, Tapi Arah Nyata Transformasi Ekonomi Rakyat

Related Posts

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi
Berita

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi

28/10/2026
Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan
Berita

Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan

28/10/2026
Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
Berita

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

27/10/2026
59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
Berita

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

27/10/2026
Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
Berita

Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

27/10/2026
Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
Berita

Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas

27/10/2026
Next Post
Gerbang Tani: Pasal 33 Bukan Sekadar Teks, Tapi Arah Nyata Transformasi Ekonomi Rakyat

Gerbang Tani: Pasal 33 Bukan Sekadar Teks, Tapi Arah Nyata Transformasi Ekonomi Rakyat

Ops Patuh Krakatau 2025: Polresta Bandar Lampung Catat Hampir 8 Ribu Pelanggaran, Tanpa Kasus Kecelakaan

Ops Patuh Krakatau 2025: Polresta Bandar Lampung Catat Hampir 8 Ribu Pelanggaran, Tanpa Kasus Kecelakaan

Ops Patuh Krakatau 2025: Jaga Mental Personel, Polres Lampung Selatan Gelar Tes Psikologi Senpi

Ops Patuh Krakatau 2025: Jaga Mental Personel, Polres Lampung Selatan Gelar Tes Psikologi Senpi

Logam Tanah Jarang: Tiket Emas Indonesia Menuju Kedaulatan Teknologi

Haidar Alwi Serukan Aksi Nasional: Indonesia Harus Bangkit dari Tambang Rakyat untuk Kuasai Tanah Jarang

Erosi Kembali Landa Ruas Jalan Wisata Ketapang, Material Longsor Dievakuasi Sejak Dini Hari

Erosi Kembali Landa Ruas Jalan Wisata Ketapang, Material Longsor Dievakuasi Sejak Dini Hari

Berita Terkini

  • Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi
  • Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan
  • Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
  • 59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
  • Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In