SAMUDERA NEWS – Gelombang pemudik yang melakukan perjalanan lebih awal dari Sumatera ke Pulau Jawa mulai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada H-7 Lebaran 2025. Aktivitas pergerakan penumpang dan kendaraan mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, ribuan pemudik tampak berdatangan, baik pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum. Tren mudik lebih awal ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menghindari kepadatan puncak arus mudik yang diprediksi terjadi beberapa hari mendatang.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
General Manajer (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, terus meningkat.
“Hari ini terjadi peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Pada H-8, total penumpang mencapai 33.812 orang, sementara hari ini melonjak menjadi 42.048 orang. Begitu pula dengan kendaraan, dari 7.109 unit kemarin menjadi 9.437 unit hari ini,” ujar Syamsudin di Lampung Selatan, Senin (H-7 Lebaran).
Dari data posko PT ASDP cabang Bakauheni selama 24 jam terakhir, tercatat 9.437 unit kendaraan telah menyeberang ke Pulau Jawa dengan rincian:
- Roda empat: 4.161 unit
- Bus: 618 unit
- Truk: 3.273 unit
- Roda dua: 1.385 unit
Sedangkan total 42.048 penumpang yang menyeberang terdiri atas 1.936 pejalan kaki dan 40.112 penumpang dalam kendaraan.
Tiga Pelabuhan Disiagakan untuk Kelancaran Arus Mudik
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan kelancaran arus mudik, PT ASDP Cabang Bakauheni telah mengoperasikan tiga pelabuhan yang siap melayani pemudik.
“Kami menyiagakan tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan utama Bakauheni, Pelabuhan Bandar Bakauheni Jaya (BBJ), dan Pelabuhan WIKA. Semua fasilitas di pelabuhan ini sudah sangat memadai, baik dari sisi keselamatan maupun kenyamanan penumpang,” jelas Syamsudin.
Dengan adanya tambahan pelabuhan ini, diharapkan distribusi pemudik bisa lebih merata sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kemacetan panjang.
Antisipasi Puncak Arus Mudik
Seiring dengan meningkatnya jumlah pemudik yang memilih mudik lebih awal, pihak ASDP dan kepolisian setempat terus mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal keberangkatan dengan baik. Selain itu, pemudik diharapkan tetap mengutamakan keselamatan, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
Dari tahun ke tahun, Pelabuhan Bakauheni selalu menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran, menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa dengan aktivitas penyeberangan yang sangat padat. Dengan kesiapan infrastruktur dan strategi manajemen arus mudik yang lebih baik, diharapkan perjalanan pulang kampung tahun ini bisa berjalan lebih lancar dan nyaman bagi para pemudik.***












