• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Muhammad Alfariezie Kembali Guncang Dunia Sastra: Buka Donasi untuk Novel Horor “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” yang Bongkar Dosa dan Kutukan Manusia

MeldabyMelda
13/10/2025
in Berita
Muhammad Alfariezie Kembali Guncang Dunia Sastra: Buka Donasi untuk Novel Horor “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” yang Bongkar Dosa dan Kutukan Manusia
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS— Dunia sastra Lampung kembali bergetar. Muhammad Alfariezie, penulis muda yang dikenal lewat gaya penulisan simbolik dan sarat makna, tengah bersiap meluncurkan karya terbarunya berjudul “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul.” Karya ini disebut-sebut sebagai sekuel dari novel sebelumnya, “Rumah Terbengkalai” dan “Dosa yang Tak Terampuni.” Namun kali ini, Alfariezie menghadirkan sesuatu yang lebih gelap, lebih emosional, dan lebih berani.

Penulis kelahiran Bandar Lampung ini mengumumkan bahwa dirinya sedang membuka donasi dan mencari penerbit independen untuk membantu menyelesaikan proses penyuntingan naskah. “Ini bukan sekadar kisah hantu,” kata Alfariezie. “Novel ini bicara tentang keserakahan manusia, dosa yang diwariskan, dan kutukan yang menolak dilupakan.”

Cerita yang diangkat dalam “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” terinspirasi dari mitos-mitos pedesaan, namun dibalut dengan realitas sosial yang tajam. Alfariezie menyebut, naskah ini merupakan bentuk perenungan panjang tentang bagaimana manusia kerap menjadi korban dari ambisi dan kejahatannya sendiri.

BeritaLainnya

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

Sequel Rumah Terbengkalai: Horor yang Menyimpan Dosa Tak Terampuni

Dalam kisah ini, pembaca akan diajak mengikuti perjalanan Sahrudin, seorang pria yang hidup di bawah bayang-bayang dosa keluarganya. Rumah megah peninggalan orang tuanya yang dulu menjadi simbol keberhasilan, kini berubah menjadi tempat terkutuk—penuh suara bisu dan keheningan yang menakutkan.

ADVERTISEMENT

Rumah itu berdiri angkuh di tengah kompleks, namun tak ada satu pun warga yang berani mendekat. “Sudah tidak ada lagi alasan bagi orang tua Sahrudin untuk menjual rumah peninggalannya itu,” tulis Alfariezie dalam salah satu bagian naskahnya. “Yang tersisa hanyalah kenangan, dosa, dan rasa takut.”

Tragedi di Balik Berita Online

Bagian paling menggetarkan dari novel ini muncul ketika ibu Sahrudin menemukan sebuah berita daring yang menyingkap masa lalu kelam sang anak. Berita itu menyebutkan bahwa Sahrudin adalah penanggung jawab proyek pembangunan yang menewaskan sejumlah warga Dusun Keramat.

“Ya Allah, ampunilah dosa anak saya jika berita ini benar,” ucap sang ayah dalam novel tersebut—sebuah kalimat sederhana namun sarat makna, menggambarkan kesedihan dan penyesalan yang menembus logika manusia.

Adegan itu menjadi titik balik kisah, ketika keluarga Sahrudin mulai dihantui bukan hanya oleh arwah, tetapi juga oleh rasa bersalah yang tak bisa mereka kubur.

Rumah Angker yang Jadi Simbol Luka dan Dendam

Waktu berjalan, dan rumah keluarga Sahrudin berubah menjadi reruntuhan penuh luka. Pagar berkarat, taman tertelan ilalang, dan kolam renang yang dulu jernih kini hanya menyimpan bangkai hewan dan debu tebal. Tidak ada yang berani melintas di depan rumah itu, bahkan para satpam komplek sekalipun.

“Mending pos dijarah maling daripada harus dengar suara anak kecil main di rumah kosong itu,” tutur Ali, seorang satpam yang kisahnya dimasukkan Alfariezie dalam novel tersebut. Cerita-cerita seperti ini menguatkan suasana mistis yang menyelimuti keseluruhan naskah, menghadirkan ketegangan tanpa henti.

Kritik Sosial dalam Balutan Horor Lokal

Lebih dari sekadar cerita horor, “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul” adalah refleksi sosial. Alfariezie menggabungkan mitos dan realitas untuk mengungkap bagaimana kerakusan dan ambisi bisa menimbulkan kutukan yang melampaui generasi.

“Novel ini adalah doa dan peringatan,” ujar Alfariezie. “Tentang bagaimana manusia bisa dikubur oleh perbuatannya sendiri, dan bagaimana tempat bisa menyimpan dendam terhadap keserakahan.”

Melalui karyanya, Alfariezie tidak hanya ingin menakuti pembaca, tetapi juga menggugah kesadaran mereka akan nilai kemanusiaan dan kejujuran. Ia menekankan bahwa ketakutan sejati bukan berasal dari hantu, melainkan dari dosa dan kebusukan moral manusia.

Tentang Muhammad Alfariezie

Muhammad Alfariezie adalah penulis muda asal Bandar Lampung yang dikenal karena karya-karyanya yang berani dan penuh simbolisme. Karyanya “Rumah Darah” sempat mencuri perhatian pembaca dan kritikus sastra karena keberanian dalam mengangkat tema mistik dan kritik sosial secara bersamaan.

Kini, melalui “Dusun Keramat Desa Sumber Muncul,” Alfariezie kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu penulis horor lokal dengan karakter yang kuat dan ide-ide segar. Ia mengajak para pembaca, komunitas sastra, dan pihak penerbit untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan karya ini agar dapat dinikmati khalayak luas.

“Setiap bantuan bukan hanya membantu saya menyelesaikan sebuah novel,” tambahnya, “tetapi juga ikut menghidupkan kembali semangat sastra horor Indonesia yang berakar dari budaya lokal.”***

Source: ALFARIEZIE
Tags: donasi penulisDusun Keramat Desa Sumber Munculkarya lokalMuhammad Alfariezienovel horor Indonesiapenulis muda Lampungsastra horor
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Penyair Muda Lampung Bongkar Misteri Dunia Pendidikan Lewat Puisi “Sekolah di Istana Para Dewi”, Sindiran Pedas untuk Sistem yang Kian Kabur

Next Post

Lampung Ambil Langkah Strategis Lindungi Petani Singkong dan Industri Tapioka di Tengah Tekanan Harga Global

Related Posts

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
Berita

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

28/10/2026
Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
Berita

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

28/10/2026
ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Berita

ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

28/10/2026
Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
Berita

Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah

28/10/2026
BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045
Berita

BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

28/10/2026
Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter
Berita

Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter

28/10/2026
Next Post
Lampung Ambil Langkah Strategis Lindungi Petani Singkong dan Industri Tapioka di Tengah Tekanan Harga Global

Lampung Ambil Langkah Strategis Lindungi Petani Singkong dan Industri Tapioka di Tengah Tekanan Harga Global

Tim Voli Putri Lampung Lolos ke Final Pornas Korpri 2025 Usai Kalahkan Kaltim dalam Duel Sengit Lima Set

Tim Voli Putri Lampung Lolos ke Final Pornas Korpri 2025 Usai Kalahkan Kaltim dalam Duel Sengit Lima Set

Cangget Turun Mandei di Lampung Timur, Simbol Pelestarian Adat dan Penguatan Identitas Daerah

Cangget Turun Mandei di Lampung Timur, Simbol Pelestarian Adat dan Penguatan Identitas Daerah

Pemprov Lampung Dorong Perluasan Akses Keuangan Daerah, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Pemprov Lampung Dorong Perluasan Akses Keuangan Daerah, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII 2027, Usai Raih 14 Medali di Palembang

Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII 2027, Usai Raih 14 Medali di Palembang

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In