SAMUDERA NEWS— Pemerintah pusat terus menggenjot percepatan program nasional di daerah, mulai dari pembangunan 3 juta unit rumah, pelayanan kesehatan gratis, hingga pengendalian inflasi. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan secara virtual dari Command Center Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (30/6/2025).
Rapat dibagi dalam tiga sesi strategis, mencakup evaluasi progres pembangunan rumah oleh Dirjen Perumahan Perdesaan, paparan program Kesehatan Gratis oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan pemantauan inflasi yang dipimpin oleh Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir.
Dirjen Perumahan, Dr. Drs. Imran menargetkan pembangunan rumah sebanyak 3 juta unit secara nasional, dibagi untuk wilayah pedesaan, perkotaan, dan pesisir. Ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam alokasi anggaran dan percepatan regulasi.
“Jangan ragu anggarkan pembangunan rumah tidak layak huni, dan segera keluarkan Perkada pembebasan BPHTB dan retribusi PBG,” tegas Imran.
Pemerintah daerah juga diminta mendorong CSR, mencegah pungli perizinan perumahan, serta aktif melaporkan perkembangan izin dan data ke kementerian terkait.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melaporkan bahwa Program Kesehatan Gratis (PKG) telah menyasar 280 juta target layanan, mencakup pemeriksaan ulang tahun, sekolah, hingga pembangunan RS tipe C di daerah 3T dan penanganan TBC. Ia berharap dukungan penuh kepala daerah agar target 50 juta warga tersentuh layanan tahun ini dapat tercapai.
Dalam sesi pengendalian inflasi, Kepala BPS Amalia Adininggar mengungkap bahwa secara nasional, 16 provinsi mengalami kenaikan IPH, 21 mengalami penurunan, dan 1 provinsi stabil. Lampung termasuk daerah yang mencatat penurunan IPH, dipengaruhi harga cabai merah, beras, dan bawang putih. Namun, Kabupaten Tulang Bawang mencatat lonjakan akibat harga cabai rawit dan daging ayam.
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menyampaikan apresiasi bagi daerah yang menerapkan enam langkah konkret pengendalian inflasi, seperti operasi pasar, sidak harga, gerakan menanam, dan dukungan anggaran transportasi.
“Kami beri penghargaan tinggi untuk daerah yang aktif dan konsisten. Dua kabupaten di Lampung, yakni Pringsewu dan Lampung Tengah, berhasil menjalankan 4-5 dari 6 langkah konkret,” tegas Tomsi.
Rapat ini memperkuat pesan bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam percepatan program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dari papan, kesehatan, hingga harga kebutuhan pokok.***












