SAMUDERA NEWS– DPP Lampung Sai dan MPW Pemuda Pancasila Provinsi Lampung bergerak cepat untuk membantu korban banjir yang melanda Kota Bandar Lampung. Jumat, 24 Januari 2025, mereka menyalurkan bantuan di empat titik yang terdampak, termasuk Teluk Betung, Kelapa Tiga Tanjung Karang, dan Rajabasa.
Ketua Harian DPP Lampung Sai, H. Rycko Menoza SZP, MBA, yang juga anggota Komisi VII DPR RI, terjun langsung untuk menemui warga yang terkena dampak banjir. Bersama pengurus Lampung Sai dan Pemuda Pancasila, termasuk Anggota DPD RI Bustami Zainudin dan Mitra Komisi VII TVRI Lampung, mereka menyerahkan seribu paket bantuan yang terdiri dari sembako, makanan siap saji, serta beras 5 kg.
Rycko Menoza yang juga kader Partai Golkar menyampaikan rasa empatinya. “Kami merasa prihatin atas kejadian ini dan berharap bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ungkapnya. Selain itu, sebagai anggota DPR RI, Rycko langsung berkoordinasi dengan BNPB dan Kementerian Sosial untuk mempercepat penanganan serta bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Walaupun komisi kami tidak terkait langsung dengan bencana ini, begitu saya mendengar berita banjir di Bandar Lampung, saya segera menghubungi Kemensos dan BNPB untuk memastikan bantuan cepat sampai,” lanjut Rycko yang merupakan putra dari mantan Gubernur Lampung, H. Sjachroedin ZP.
Anggota DPRD Provinsi Lampung, Handitya Narapati SZP, juga turut serta memberikan bantuan di RT 03 Kelurahan Rajabasa, Bandar Lampung. “Kami memberikan paket sembako, makanan siap saji, dan beras 5 kg untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Wahyu (50), warga Keteguhan Teluk Betung, mengungkapkan terima kasihnya kepada Lampung Sai dan Pemuda Pancasila. “Kami berterima kasih kepada Pak Sjachroedin ZP dan Pak Rycko atas kepedulian mereka. Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk mencegah banjir serupa di masa depan,” kata Wahyu.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan sedikit kenyamanan bagi para korban banjir dan mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak.












