SAMUDERA NEWS— Di balik aroma khas kedelai yang sedang difermentasi, semangat gotong royong dan cita-cita besar terpatri dalam pabrik Tempe Sehat Sutikno di Jalan Pulau Ternate, Kampung Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur. Sosok sederhana bernama Sutikno, kini menjadi bagian dari harapan besar: menyokong program makan bergizi gratis di Bandar Lampung.
“Kami siap, sangat siap. Produksi bisa ditingkatkan, tenaga kerja pun akan kita tambah demi mendukung program makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah,” tegas Sutikno, di sela aktivitas produksinya.
Lebih dari sekadar lauk sederhana, tempe sehat buatan Sutikno adalah simbol perjuangan. Dulu sempat tak laku di Pasar Smep, kini pabrik kecilnya mampu menghasilkan 150 kg tempe per hari, dengan keuntungan hingga 30% — sekaligus menghidupkan ekonomi warga sekitar.
Tak main-main, proses produksi tempenya telah melalui pembinaan langsung dari Dinas Perindustrian, mulai dari kebersihan, kehigienisan, hingga standar kelayakan produk. Ia membuktikan bahwa pangan lokal jika diolah serius, mampu bersaing bahkan menjadi pilar ketahanan gizi nasional.
“Kami belajar langsung bagaimana mengolah tempe yang higienis. Dari rebus kedelai, fermentasi, sampai proses packing. Raginya pun kami olah sesuai standar,” jelas Sutikno, sambil memperlihatkan ruang fermentasi.
Selama empat hari proses pembuatan, tak ada bahan tambahan seperti garam atau penyedap rasa. Semua alami. Karena, bagi Sutikno, kualitas bukan cuma soal rasa, tapi tanggung jawab terhadap masyarakat.
Tak hanya sebagai pengusaha, ia juga mendidik generasi penerus. Saat tim Redaksi Djadin Media Grup berkunjung, tampak tiga anak sekolah membantu membungkus tempe. Mereka bukan pekerja, melainkan ponakan-ponakan Sutikno yang sedang liburan dan ingin belajar — sekaligus menambah uang jajan.
“Daripada main ke mana-mana, mending bantu di sini. Mereka ikut bungkusin tempe, sekalian belajar usaha,” ujar Sutikno sambil tersenyum.
Dengan tenaga lokal, pengalaman 20 tahun, dan kualitas produksi yang telah diakui, Tempe Sehat Sutikno siap menjadi bagian penting dari program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya di wilayah Bandar Lampung.***












