• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, September 13, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Warga Banjarejo Puluhan Tahun Naik Rakit, Pemerintah Belum Juga Bangun Jembatan

MeldabyMelda
13/09/2026
in Berita
Warga Banjarejo Puluhan Tahun Naik Rakit, Pemerintah Belum Juga Bangun Jembatan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, hingga kini masih merasakan sulitnya akses keluar pekon. Kondisi tersebut membuat wilayah ini seolah terisolasi karena selama puluhan tahun belum memiliki akses jalan yang mudah untuk terhubung dengan wilayah lainnya.

Kepala Pekon Banjarejo, Herman, mengatakan, posisi Pekon Banjarejo berada di sebelah timur Kecamatan Banyumas dengan jarak sekitar 2–3 kilometer. Namun, akses jalan yang tersedia saat ini hanya berupa jalan onderlag yang kondisinya sudah rusak.

Di sisi timur, Pekon Banjarejo berbatasan dengan Pekon Bumiarum, Kecamatan Pringsewu. Kedua wilayah tersebut dipisahkan oleh aliran Way Sekampung yang hingga kini belum memiliki jembatan penghubung. Akibatnya, masyarakat harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai tersebut.

BeritaLainnya

Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar

Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum

Herman mengatakan kepada Pantau Lampung, Jumat (11/9/2026), bahwa permintaan pembangunan jembatan tersebut sudah disampaikan selama puluhan tahun. Namun, hingga kini belum ada respons nyata dari pemerintah. Kondisi jalan menuju Banyumas juga masih memprihatinkan.

Sebelumnya, pernah ada janji dari mantan Bupati Pringsewu, KH. Sujadi, untuk membangun jembatan Way Sekampung. Rencana tersebut akan memanfaatkan material besi dari jembatan lama Way Sekampung di Pekon Fajarmulya, Kecamatan Pagelaran Utara, yang dibongkar karena akan terendam oleh pembangunan Waduk Way Sekampung.

ADVERTISEMENT

Besi dari jembatan lama tersebut kemudian dibawa ke Banjarejo, tepatnya di sekitar Way Sekampung. Namun, menurut Herman, pembangunan jembatan tidak kunjung dilakukan karena pihak PUPR disebut tidak berani membangun menggunakan besi tersebut karena khawatir menimbulkan temuan.

“Atas saat itu selama lima tahun besi eks jembatan tersebut hanya tergeletak dalam tiga tumpukan, tidak dipindahkan maupun disimpan,” ujar Herman.

Herman juga mengatakan bahwa sebelum pembangunan waduk, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Way Sekampung pernah menjanjikan akses melintasi bentangan waduk yang dapat digunakan masyarakat, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Namun, apabila akses tersebut tidak dapat digunakan, pemerintah disebut akan membangun jembatan beton yang menghubungkan Banjarejo dengan Bumiarum.

Kenyataannya, akses pada bentangan waduk tersebut kini ditutup dan dikunci sehingga masyarakat tidak dapat melintas. Sementara jembatan beton yang dijanjikan hingga kini belum juga dibangun.

Pada 2023, pemerintah pekon bersama masyarakat Banjarejo juga pernah melakukan audiensi ke DPRD Pringsewu. Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Suherman dan dihadiri sejumlah komisi. Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Pekon Bumiarum Sugimin dan Kepala Pekon Bumiayu Hadirin.

Namun, menurut Herman, hasil pertemuan tersebut hingga kini belum memberikan kepastian pembangunan jembatan.

“Janji-janji saja,” kata Herman.

Keluhan serupa kembali disampaikan masyarakat pada Juni–Juli 2026 saat pelaksanaan TMMD di Pekon Banjarejo. Saat itu, persoalan akses dan kebutuhan pembangunan jembatan juga disampaikan kepada bupati dan Dandim. Namun, hingga kini belum ada jawaban yang benar-benar memberikan kepastian.

Selama puluhan tahun, masyarakat Banjarejo terpaksa menggunakan rakit untuk menuju wilayah Pringsewu melalui Pekon Bumiarum. Setiap kali menyeberang, masyarakat harus membayar Rp5.000.

Aktivitas penyeberangan menggunakan rakit tersebut berlangsung setiap hari. Bahkan, menurut Herman, jumlah warga yang menggunakan rakit bisa mencapai puluhan orang dalam sehari.

Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga pelajar dan mahasiswa yang harus menuju wilayah Pringsewu. Mereka terpaksa memilih menggunakan rakit atau melalui jalan perkebunan yang kondisinya rusak.

Jalur melalui perkebunan tersebut juga lebih panjang dan sulit dilalui, terlebih ketika kondisi jalan mengalami kerusakan.

Pekon Banjarejo sendiri merupakan salah satu pekon terbesar di Kecamatan Banyumas. Luas wilayahnya mencapai sekitar 1.242 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 900 kepala keluarga.

Wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan pertanian yang cukup besar. Masyarakat mengandalkan komoditas seperti karet, kelapa sawit, dan kakao. Selain itu, terdapat sekitar 50–60 hektare lahan persawahan yang menjadi bagian dari sumber penghidupan masyarakat.

Herman mengatakan, masyarakat sebenarnya pernah ditawari pembangunan jembatan gantung. Tawaran tersebut muncul sebelum pembangunan jembatan Podosari–Sukoharjo IV yang kemudian menjadi perhatian masyarakat.

Namun, warga Banjarejo menolak jembatan gantung karena menginginkan jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Masyarakat khawatir jika jembatan gantung dibangun, pembangunan jembatan permanen yang selama ini diharapkan justru semakin tertunda.

Menurut Herman, masyarakat membutuhkan jembatan seperti jembatan Way Sekampung yang menghubungkan wilayah Sukoharjo dengan Kalirejo, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat dan tidak hanya digunakan oleh pejalan kaki maupun sepeda motor.

“Kalau jembatan gantung, ya hanya pejalan kaki dan sepeda motor yang bisa lewat,” kata Herman.

Karena itu, Herman berharap pemerintah kembali menindaklanjuti usulan pembangunan jembatan Banjarejo–Bumiarum. Menurutnya, usulan tersebut sudah berulang kali disampaikan melalui DPRD maupun kepada bupati.

Herman juga berharap pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai pembangunan jembatan tersebut, mengingat akses tersebut merupakan jalur penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jalan utama Banjarejo–Bumiarum sendiri merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kecamatan Banyumas dengan wilayah Pringsewu.

Bagi masyarakat Banjarejo, keberadaan jembatan bukan hanya soal kemudahan transportasi. Jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses pendidikan, perekonomian, pertanian, serta mobilitas masyarakat yang selama puluhan tahun masih bergantung pada rakit untuk menyeberangi Way Sekampung.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: banjarejoBanyumasBumiarumJembatanBanjarejoPRINGSEWUWaySekampung
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Proyek Rp850 Miliar di Way Kambas Capai 82 Persen, Warga Minta Jalan ke Sawah Tetap Dibuka

Next Post

Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum

Related Posts

Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar
Berita

Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar

13/09/2026
Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum
Berita

Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum

13/09/2026
Proyek Rp850 Miliar di Way Kambas Capai 82 Persen, Warga Minta Jalan ke Sawah Tetap Dibuka
Berita

Proyek Rp850 Miliar di Way Kambas Capai 82 Persen, Warga Minta Jalan ke Sawah Tetap Dibuka

13/09/2026
Memohon Rahmat Allah, Warga Sukarame Khusyuk Laksanakan Sholat Istisqo
Berita

Memohon Rahmat Allah, Warga Sukarame Khusyuk Laksanakan Sholat Istisqo

13/09/2026
Himatra Laporkan RM Sambel Seruit Bu Lin ke DPRD, Tiga Persoalan Jadi Sorotan
Berita

Himatra Laporkan RM Sambel Seruit Bu Lin ke DPRD, Tiga Persoalan Jadi Sorotan

13/09/2026
Perjalanan Dinas Rp7,74 Miliar, Meeting Rp6,95 Miliar, Publik Desak Transparansi DPRD Lamsel
Berita

Perjalanan Dinas Rp7,74 Miliar, Meeting Rp6,95 Miliar, Publik Desak Transparansi DPRD Lamsel

13/09/2026
Next Post
Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum

Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum

Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar

Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar

Berita Terkini

  • Kakanwil Ditjenpas Lampung Ingatkan Jajaran Lapas Gunung Sugih: Integritas Tak Boleh Ditawar
  • Rudi Santoso Temukan Benda Terakota di Situs 30 Hektare, Diduga Peninggalan Zaman Neolitikum
  • Warga Banjarejo Puluhan Tahun Naik Rakit, Pemerintah Belum Juga Bangun Jembatan
  • Proyek Rp850 Miliar di Way Kambas Capai 82 Persen, Warga Minta Jalan ke Sawah Tetap Dibuka
  • Memohon Rahmat Allah, Warga Sukarame Khusyuk Laksanakan Sholat Istisqo

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In