• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, September 7, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkab Lampung Selatan Siagakan Lintas Sektor

MeldabyMelda
06/09/2026
in Berita
Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkab Lampung Selatan Siagakan Lintas Sektor
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperkuat langkah kesiapsiagaan dan perlindungan masyarakat menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah langkah penanganan lintas sektor disiapkan untuk mengantisipasi potensi dampak erupsi, terutama hujan abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan melalui Zoom Meeting pada Sabtu malam, 5 September 2026.

BeritaLainnya

Sri Sultan HB X Ingatkan Insan Pertanahan, Teknologi Harus Berjalan Bersama Keadilan

STPN Bertransformasi, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan Nusron Wahid

Rapat yang diikuti perangkat daerah terkait itu digelar untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, aktivitas erupsi saat ini berpotensi menimbulkan dampak berupa abu vulkanik.

ADVERTISEMENT

Namun demikian, Hendry menegaskan kondisi saat ini berbeda dengan peristiwa erupsi tahun 2018 yang disertai longsoran tubuh Gunung Anak Krakatau dan memicu tsunami.

“Berdasarkan hasil pemantauan yang ada, potensi dampak yang perlu diwaspadai saat ini adalah hujan abu vulkanik. Kondisi ini berbeda dengan kejadian tahun 2018. Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat,” ujar Hendry, Minggu (6/9/2026).

Sebagai langkah awal, Pemkab Lampung Selatan berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan untuk menghentikan sementara aktivitas wisata menuju Pulau Sebesi dan kawasan Gunung Anak Krakatau hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Di sektor transportasi, Dinas Perhubungan bersama ASDP dan KSOP melakukan pemantauan terhadap kemungkinan dampak aktivitas vulkanik terhadap keselamatan penyeberangan, baik di Pelabuhan Bakauheni maupun Dermaga Canti.

Sementara itu, seluruh kecamatan diminta aktif turun ke lapangan untuk membantu masyarakat sekaligus memberikan imbauan agar mengurangi aktivitas di luar rumah apabila terjadi hujan abu vulkanik.

Untuk mendukung aspek kesehatan masyarakat, Satpol PP dan Damkarmat, Dinas Kesehatan, BPBD, serta jajaran kecamatan disiagakan melakukan pembagian masker dan menyiapkan pos kesehatan sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

Pemkab Lampung Selatan juga memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan nelayan. Masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius paling dekat tiga kilometer serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, Dinas Pendidikan diminta menyiapkan skenario pembelajaran alternatif apabila aktivitas erupsi berlanjut. Opsi peliburan sekolah maupun pembelajaran daring akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan rekomendasi dari instansi terkait.

Pada saat yang sama, Dinas Ketahanan Pangan diminta menyiapkan cadangan pangan apabila dampak erupsi berkepanjangan memengaruhi aktivitas masyarakat maupun nelayan. Seluruh perangkat daerah juga diminta terlibat aktif dalam penanganan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

“Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bergerak sesuai perannya masing-masing. Kesiapsiagaan harus dilakukan secara terkoordinasi agar setiap perkembangan situasi dapat direspons dengan cepat dan tepat,” kata Hendry.

Untuk mendukung penanganan apabila kondisi berkembang menjadi bencana yang lebih luas, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diminta menyiapkan opsi penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam struktur penanganan, BPBD Kabupaten Lampung Selatan ditunjuk sebagai perangkat daerah koordinator dengan layanan Call Center di nomor 0823-5892-4600.

Tim penanganan bencana juga melakukan pemantauan dan pelaporan perkembangan kondisi secara berkala setiap tiga jam.

Selain melakukan koordinasi internal, BPBD juga menyampaikan laporan perkembangan situasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari sistem pelaporan berjenjang.

Hendry menambahkan, untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak menimbulkan kebingungan, seluruh publikasi terkait aktivitas dan penanganan erupsi Gunung Anak Krakatau dipusatkan melalui satu pintu pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami mengajak media massa maupun media digital untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi resmi yang telah terverifikasi. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar Hendry.

Pemkab Lampung Selatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, meningkatkan kewaspadaan, serta terus mengikuti arahan petugas dan informasi resmi dari pemerintah maupun instansi berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: Abu VulkanikBakauheniBNPBBPBD Lampung SelatanBTTBUPATI LAMPUNG SELATANDermaga Cantierupsi Anak KrakatauGunung Anak KrakatauHendry Kurniawanhujan abu vulkanikkesiapsiagaan bencanaLAMPUNG SELATANMitigasi BencanaPemkab Lampung SelatanPulau Sebesi
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Penuh Khidmat, Maulid Nabi di Kediaman Erma Yusneli Diwarnai Santunan 2.500 Anak Yatim

Next Post

Membaca Muhammad Alfariezie: Ketika Kegaduhan Kota Menjelma Puisi

Related Posts

Sri Sultan HB X Ingatkan Insan Pertanahan, Teknologi Harus Berjalan Bersama Keadilan
Berita

Sri Sultan HB X Ingatkan Insan Pertanahan, Teknologi Harus Berjalan Bersama Keadilan

07/09/2026
STPN Bertransformasi, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan Nusron Wahid
Berita

STPN Bertransformasi, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan Nusron Wahid

07/09/2026
Konflik Agraria Memanas, 234 Hektare Lahan Sawit PTPN 4 Regional 7 Dikuasai Masyarakat
Berita

Konflik Agraria Memanas, 234 Hektare Lahan Sawit PTPN 4 Regional 7 Dikuasai Masyarakat

07/09/2026
Jamaluddin Resmi Nahkodai FKSS Lampung Selatan, Siap Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah
Berita

Jamaluddin Resmi Nahkodai FKSS Lampung Selatan, Siap Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah

07/09/2026
Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau, Pemprov Lampung Aktifkan Kesiagaan hingga Tingkat Desa
Berita

Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau, Pemprov Lampung Aktifkan Kesiagaan hingga Tingkat Desa

07/09/2026
Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, ASDP Siapkan 60 Kapal Layani Merak-Bakauheni
Berita

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, ASDP Siapkan 60 Kapal Layani Merak-Bakauheni

07/09/2026
Next Post
Membaca Muhammad Alfariezie: Ketika Kegaduhan Kota Menjelma Puisi

Membaca Muhammad Alfariezie: Ketika Kegaduhan Kota Menjelma Puisi

Abu Anak Krakatau Terbawa Angin ke Pringsewu, Warga Diimbau Waspada

Abu Anak Krakatau Terbawa Angin ke Pringsewu, Warga Diimbau Waspada

Sudah Bertahun-tahun Beroperasi, IPAL RM Sambel Seruit Ibu Lin Baru Diurus?

Sudah Bertahun-tahun Beroperasi, IPAL RM Sambel Seruit Ibu Lin Baru Diurus?

Anak Sekolah Dapat Menu MBG, Pejabat Juga Harus Sederhana? Ini Usulan Ichwan Aulia

Anak Sekolah Dapat Menu MBG, Pejabat Juga Harus Sederhana? Ini Usulan Ichwan Aulia

Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

Drama Buku SMPN 2 Kalianda Belum Kelar, Praktisi Hukum Soroti Nasib Uang Wali Murid

Berita Terkini

  • Sri Sultan HB X Ingatkan Insan Pertanahan, Teknologi Harus Berjalan Bersama Keadilan
  • STPN Bertransformasi, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan Nusron Wahid
  • Konflik Agraria Memanas, 234 Hektare Lahan Sawit PTPN 4 Regional 7 Dikuasai Masyarakat
  • Jamaluddin Resmi Nahkodai FKSS Lampung Selatan, Siap Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah
  • Gunung Anak Krakatau Masih Dipantau, Pemprov Lampung Aktifkan Kesiagaan hingga Tingkat Desa

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In