SAMUDERA NEWS – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah merilis ciri-ciri lowongan kerja palsu atau bodong yang bertujuan untuk menipu para pencari kerja.
Meskipun terlihat autentik, lowongan kerja bodong ini seringkali sangat menggiurkan bagi para pencari kerja, terutama para lulusan fresh graduate. Mereka menjanjikan gaji besar dan fasilitas menarik untuk menarik perhatian pencari kerja.
Untuk membantu para pencari kerja mengidentifikasi lowongan kerja palsu atau bodong, berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:
1. Menggunakan Email dan Website Gratisan: Lowongan tersebut menggunakan alamat email dan website yang gratisan, dengan domain yang mirip dengan perusahaan terkait.
2. Penyebaran Melalui SMS: Penyebaran lowongan dilakukan melalui SMS dengan respon yang cepat dan buru-buru untuk mengajak pencari kerja untuk wawancara.
3. Telepon Langsung: Penerima kiriman balasan langsung dihubungi melalui telepon, kemudian diminta untuk melakukan tindak lanjut secepat mungkin.
4. Janji Gaji Tinggi: Meskipun level pekerjaan yang ditawarkan hanya sebagai staf biasa, lowongan tersebut menjanjikan gaji yang sangat tinggi.
5. Mencantumkan Foto Karyawan atau Perusahaan: Untuk memberikan kesan meyakinkan, lowongan kerja palsu sering mencantumkan foto karyawan atau hal-hal terkait dengan perusahaan.
6. Meminta Uang untuk Biaya Administrasi: Pencari kerja diminta untuk mengirim sejumlah uang untuk biaya administrasi atau keperluan lainnya sebelum proses seleksi dimulai.
Dengan mengenali ciri-ciri ini, diharapkan para pencari kerja dapat terhindar dari penipuan yang merugikan. Selalu periksa dan verifikasi informasi dengan cermat sebelum mengambil langkah selanjutnya dalam mencari pekerjaan.***







