SAMUDERA NEWS- Drama yang menggugah emosi, “Queen of Tears”, berhasil mencatatkan rekor rating tertinggi dengan capaian 24,9% saat penayangan episode pamungkasnya.
Namun, popularitasnya tak lepas dari kontroversi setelah sejumlah penonton merasa tidak puas dengan akhir cerita yang disuguhkan. Di tengah riuhnya opini, muncul beragam teori yang mengemuka.
Meski penayangan terakhirnya telah berlangsung pada 28 April 2024, drama ini masih menjadi bahan pembicaraan hangat di jagat maya. Episode terakhirnya menghadirkan momen haru ketika Baek Hyun Woo (diperankan oleh Kim Soo Hyun) dan Hong Hae In (diperankan oleh Kim Ji Won) berjanji untuk saling setia dalam segala situasi.
Akan tetapi, sorotan terbesar justru mengarah pada momen di mana keduanya terlihat berjalan bersama putri kecil mereka, penuh kebahagiaan. Namun, kilas balik tak terduga membawa penonton pada gambaran suram, di mana Baek Hyun Woo tampak melamun di samping makam Hong Hae In.
Puncaknya adalah saat keduanya terlihat tetap muda di surga, sebuah akhir yang bahagia di mata banyak penonton. Namun, seperti biasa, tak ada yang sempurna. Beberapa penggemar merasa bahwa akhir yang bahagia tersebut terasa tidak klop dalam konteks komedi romantis yang diusung oleh drama ini.
“Menurutku, momen kelahiran putri mereka seharusnya sudah cukup untuk mengakhiri drama ini,” ujar seorang penggemar.
“Sudah ada adegan ciuman terakhir di episode 5. Aku mengharapkan lebih banyak momen manis antara Hyun Woo dan Hae In,” tambahnya.
Kemudian, muncul postingan yang menggugah rasa ingin tahu berjudul “Queen of Tears” yang semula berakhir menyedihkan. Postingan tersebut mengungkap bahwa sebenarnya hanya menampilkan foto putri dan kakek-nenek Hyun Woo dan Hae In di bagian penutupnya.
Namun, yang mengejutkan, gadis kecil tersebut tidak terlihat bersama orang tuanya, tanpa ada tanda-tanda bahwa ia telah dewasa.
Spekulasi pun mengemuka terkait postingan tersebut, mengisyaratkan adanya dua versi akhir untuk “Queen of Tears”. Namun, pada menit-menit terakhir, mereka memilih akhir yang kedua, seperti yang diungkapkan oleh OP dalam postingannya (2 minggu lalu).
Sejumlah netizen bahkan membagikan foto makam Hong Hae In dengan keterangan “31 Oktober 2034. Saya pikir tahun kematian Hae In dalam drama itu adalah tahun 2034, tapi mereka mengubah endingnya menjadi tahun 2074,” ungkap seorang netizen.
“Saya kira ‘2034’ pada awalnya bermakna bahwa dia akan menghabiskan sisa hidupnya dengan bahagia selamanya,” tambahnya.
Terkait dengan perubahan ini, tidak sedikit yang membandingkan dengan dua versi sebelumnya dari drama karya Park Ji Eun, “Crash Landing on You”.
Meski demikian, produser drama menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan lebih lanjut terhadap akhir cerita dari “Queen of Tears” yang telah tayang secara lengkap. Sebuah kapitulasi yang mengundang pertanyaan bagi para penikmatnya.***












