• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, August 24, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home NEWS

Airlangga: Tidak Menabur Angin tapi Menuai Badai

MeldabyMelda
12/08/2024
in NEWS
Airlangga: Tidak Menabur Angin tapi Menuai Badai
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Sebetulnya, Airlangga tidak perlu menjadi politisi berhati malaikat dengan menerima kenyataan bahwa dirinya tidak pernah menabur angin tapi harus menuai “badai.”

Bahkan ada tokoh yang menilai, (maaf) politik “berserah diri” yang dilakukannya sejak awal pada kekuasaan tetap tidak menjamin adanya kelangsungan posisi politiknya untuk nyaman di bawah beringin.

Sejak awal, majunya Gibran sebagai cawapres pada Pilpres yang lalu dinilai banyak kalangan akan memiliki konsekwensi di kemudian hari. Majunya Gibran adalah “king gambit” yang dimainkan dan akan membuka bidak yang nantinya akan terkait agresivitas dalam meraih posisi.

BeritaLainnya

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

Di belakang hari memang terbukti. Karena bagaimanapun juga posisi Gibran (yang benar benar jadi Wapres) harus diperkuat. Kalau hanya mengandalkan nama besar dari Jokowi tanpa ada kekuatan yuridis formal di partai politik maka posisi Gibran akan lemah.

Persoalannya, nama besar itu memang tidak selamanya bisa bertahan. Posisi Jokowi sebagai presiden memiliki batas waktu hingga Oktober 2024. Spekulasi analisis ini sangat beralasan. Sebab, Munas Golkar seharusnya terjadi pada bulan Desember. Namun, Airlangga mundur di bulan Agustus ini. Yang membuat sebuah asumsi bahwa bidak politik dimainkan sebelum Munas.

ADVERTISEMENT

Yang menarik adalah apabila posisi Gibran sebagai Wapres diperkuat dengan adanya kekuatan parpol (Golkar), maka pandangan bahwa Wapres hanya sebagai (maaf) “ban serep” seperti yang dipersepsikan selama ini itu tidak akan terjadi.

Namun demikian, apabila kekuatan parpol seperti Golkar dapat mengisi ruang kekuasaan, perkembangannya akan berbeda. Sebab Gerindra yang diprediksi akan makin kuat juga akan berperan dominan. Kondisi ini, dari salah satu sisi, bisa menyebabkan “matahari kembar”. Tentunya hal ini akan membuat dunia perpolitikan di Indonesia dinamis. Dan menimbulkan pertanyaan. Apakah kondisi ini akan menghasilkan kebijakan yang produktif bagi bangsa dan menghindari Indonesia dari drama drama politik yang panjang hingga 2029.

Publik sebetulnya menanti sikap dari petinggi petinggi Golkar lain. Ini terkait jika ada aturan yang bisa saja berubah ketika ada tokoh yang akan masuk dalam kepengurusan. Apakah akan ada kontra? Atau semua akan menerima.

Dunia maya saat ini memberikan gambaran bahwa mundurnya Airlangga sangat terkait dengan unsur kekuasaan yang ada saat ini, terutama Jokowi. Paling tidak mereka menyebut bahwa pengganti Airlangga adalah orang-orang dekat Jokowi, seperti Bahlil atau Agus Gumiwang. Bahkan, Gibran masuk dalam tokoh yang akan menggantikan Airlangga. Berbagai hal yang diungkapkan publik di media sosial ini memang cukup cukup beralasan. Meski tidak secara langsung menyebut bahwa semua adalah peran dari (maaf) kekuasaan. Karena hingga saat ini tampak para elite politik di Indonesia masih santai saja. Bahkan pascakemunduran Airlangga para tokoh nasional makan bakso di IKN.

Membaca Dampak Mundurnya Airlangga

Mundurnya Airlangga memang berdampak pada acara besar Pilkada Serentak tahun 2024. Pertama, karena bagaimanapun juga Pilkada menjadi kekuatan bagi partai politik untuk mendapatkan pemimpin di daerah yang akan berperan di Pemilu tahun 2029 mendatang. Oleh sebab itu, partai politik memiliki kepentingan yang sangat besar terhadap Pilkada serentak tahun 2024 ini.

Di Indonesia, ada sejumlah provinsi besar dengan jumlah penduduk juga sangat besar yang menjadi kunci untuk dominasi kekuatan politik. Dengan mundurnya Airlangga maka akan mempengaruhi pencalonan kepala daerah di daerah-daerah. Tak terkecuali daerah-daerah yang memiliki penduduk yang jumlahnya sangat besar.

Salah satu dampak yang sudah terlihat adalah dengan mundurnya Jusuf Hamka dari Golkar. Ini memberikan gambaran perkembangan politik pasca mundurnya Airlangga di DKI Jakarta.

Kedua, apakah mundurnya Airlangga akan mempengaruhi rekomendasi yang telah dikeluarkan Golkar terhadap calon kepala daerah? Ini akan membuat suhu politik sedikit hangat di daerah. Bahkan sebagian pendapat menilai apabila tidak terjadi kesepakatan tentang calon tersebut. Misalnya ada pihak yang tidak puas, maka akan memicu musyawarah luar biasa di daerah.

Musyawarah Luar biasa bisa dipicu menjelang Munas di bulan Desember dan menimbulkan gerilya politik di berbagai daerah untuk tujuan pencalonan di pilkada dan kepentingan munas.***

Source: MELDA
Tags: airlanggaKabar daerahPilkada
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

SSB Putra Hanura Gelar Kompetisi Sepak Bola Usia Dini Tingkat Provinsi di Pesawaran

Next Post

Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Masih Dibuka! Siapkan Syarat Ini Agar Lolos dengan Cepat

Related Posts

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut
Berita

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

21/01/2025
Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa
Berita

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

21/01/2025
Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak
NEWS

Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak

20/01/2025
Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara
NEWS

Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara

07/01/2025
Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024
NEWS

Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024

26/11/2024
PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online
NEWS

PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online

26/11/2024
Next Post
Menggembirakan: Besaran PIP untuk SMA-SMK Naik Drastis, Dorong Akses Pendidikan Lebih Luas!

Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Masih Dibuka! Siapkan Syarat Ini Agar Lolos dengan Cepat

Menggembirakan: Besaran PIP untuk SMA-SMK Naik Drastis, Dorong Akses Pendidikan Lebih Luas!

Praktis! Cek Status Pencairan Dana PIP Melalui Aplikasi SiPintar dengan Mudah

SIMAK! Aturan Terbaru Penyaluran Bansos Rp600 Ribu Melalui Kantor Pos

Ketiadaan Dua Syarat Ini Membuat Banyak Siswa dari Keluarga Pra-Sejahtera Tidak Mendapatkan PIP

Pohon Tumbang di KM 17 Jalan Lintas Liwa-Krui: Polres Lampung Barat Terapkan Sistem Buka Tutup Jalur

Pohon Tumbang di KM 17 Jalan Lintas Liwa-Krui: Polres Lampung Barat Terapkan Sistem Buka Tutup Jalur

JALUR CEPAT! Cek Jadwal Penyaluran Bansos PIP Terbaru Hanya dengan HP Anda

Bantuan PIP Kemdikbud 2024: Besaran Terbaru untuk Setiap Jenjang Pendidikan Mulai Dicairkan

Berita Terkini

  • Dari Lampung untuk Indonesia, Rakernas I APTISI Jadi Tonggak Baru Pendidikan Tinggi Swasta
  • Razia Tengah Malam di Pringsewu, Polisi Temukan Pelajar 16 Tahun Bersama Pria Dewasa
  • Ribuan Peserta Padati Jalan Sehat KBSB Kalianda, Bazar Bundo Kandung Ikut Meriah
  • Dari “Aku dan Kekasih” ke “Orang dan Binatang”, Evolusi Kepenyairan Muhammad Alfariezie
  • Hak Tersangka dan Korban dalam Perkara Pidana yang Wajib Diketahui

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In